Mengenal Fenomena El Nino: Apa Saja Dampaknya?
- 07 Apr 2026 14:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- El Nino disebabkan oleh suhu air laut di Samudra Pasifik yang meningkat dan mengganggu pola pembentukan awan hujan.
- El Nino memicu kemarau panjang dan kondisi yang lebih kering.
- Potensi Karhutla dan kekeringan dapat meningkat akibat El Nino.
RRI.CO.ID, Jakarta - El Nino adalah fenomena iklim yang memengaruhi pola cuaca di berbagai wilayah. Fenomena ini sering dikaitkan dengan musim kemarau yang lebih panjang dari biasanya.
Dalam bahasa Spanyol, El Nino artinya “anak laki-laki”. El Nino sering dikaitkan dengan fenomena La Nina yang berarti "anak perempuan", karena karakteristik kondisi keduanya yang hampir serupa.
Melansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), El Nino terjadi saat suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur memanas. Pemanasan ini mengubah sirkulasi atmosfer dan mengganggu pola pembentukan awan hujan.
Di beberapa wilayah seperti kawasan Amerika Latin, El Nino akan berdampak pada meningkatnya curah hujan di wilayah tersebut. Sementara di Indonesia umumnya malah mengurangi curah hujan dan menciptakan kondisi yang kering.
Besarnya dampak El Nino bergantung pada intensitas dan durasi fenomena tersebut. Semakin kuat intensitas El Nino, semakin besar pula potensi gangguan terhadap cuaca dan lingkungan.
Dampak utama kemarau El Nino adalah kekeringan. Ketersediaan air bersih dapat berkurang sehingga memengaruhi kehidupan masyarakat sehari-hari.
Sektor pertanian menjadi salah satu yang paling terdampak oleh fenomena ini. Kekeringan dapat menurunkan mengganggu irigasi, produksi pangan hingga memicu gagal panen.
Selain itu, El Nino juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kondisi yang sangat kering ini memicu munculnya titik-titik panas yang bisa memicu api dan berisiko menyebar luas.
Panas El Nino juga dapat meningkatkan suhu air laut. Suhu yang lebih hangat bisa mengurangi populasi ikan di perairan dan merugikan nelayan lokal.
Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat El Nino terjadi. Langkah mitigasi seperti pengelolaan ketersediaan pangan dan air serta pencegahan kebakaran menjadi sangat penting dilakukan.
Lebih lanjut, perlunya pengoptimalan sistem peringatan dini dan edukasi masyarakat. Seperti meningkatkan sistem pemantauan cuaca dan menyebarkan informasi dini kepada masyarakat untuk mengurangi risiko bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....