Teleskop Webb dan Hubble NASA Hadirkan Potret Saturnus Terlengkap
- 26 Mar 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Teleskop Webb dan Hubble milik NASA bekerja sama menangkap citra terbaru Saturnus dengan panjang gelombang berbeda.
- Keduanya mengungkap jet stream “ribbon wave”, sisa badai besar, pola heksagonal di kutub utara, serta detail cincin es Saturnus.
RRI.CO.ID, Washington - Teleskop James Webb dan Hubble bekerja sama menangkap citra terbaru planet Saturnus. Citra ini menghasilkan tampilan yang berbeda namun saling melengkapi untuk memahami atmosfer raksasa gas tersebut.
Dikutip dari laman NASA Kedua teleskop mengamati cahaya Matahari yang dipantulkan oleh awan dan kabut di atmosfer Saturnus. Hubble mampu memperlihatkan variasi warna halus pada pita-pita awan planet tersebut.
Sementara itu, Webb melalui pengamatan inframerah mendeteksi awan dan unsur kimia pada berbagai kedalaman atmosfer. Mulai dari lapisan awan dalam hingga atmosfer bagian atas.
Dengan menggabungkan data, para ilmuwan dapat mempelajari struktur atmosfer Saturnus pada berbagai ketinggian, layaknya mengupas lapisan bawang. Pendekatan ini memberikan gambaran tiga dimensi tentang bagaimana sistem atmosfer Saturnus bekerja secara menyeluruh.
Sebelumnya, pengamatan dikumpulkan oleh wahana Cassini saat mempelajari Saturnus dari 1997 hingga 2017. Citra Hubble diambil pada Agustus 2024 dari program pemantauan jangka panjang OPAL (Outer Planet Atmospheres Legacy).
Sementara itu, citra Webb diperoleh beberapa bulan kemudian melalui waktu observasi khusus. Pengamatan terbaru ini menyoroti berbagai fenomena di atmosfer Saturnus.
Dalam citra Webb terlihat aliran jet yang dikenal sebagai “ribbon wave” yang melintas di wilayah lintang tengah utara. Di bawahnya terdapat sisa Great Springtime Storm yang terjadi pada 2010–2012, serta badai lain di belahan selatan.
Selain itu, kedua citra juga memperlihatkan bagian dari pola heksagonal terkenal di kutub utara Saturnus. Pola ini pertama kali ditemukan oleh wahana Voyager pada 1981.
Cincin Saturnus juga tampak sangat terang dalam citra Webb karena tersusun dari es air yang sangat reflektif. Sementara pada Hubble, cincin terlihat sedikit lebih redup dengan bayangan yang jatuh ke permukaan planet.
Pengamatan ini dilakukan dengan selang waktu sekitar 14 minggu pada 2024. Saat itu, Saturnus bergerak dari musim panas di belahan utara menuju equinox 2025.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....