Pesawat Supersonik "Senyap" NASA Sukses Lakukan Penerbangan Kedua

  • 21 Mar 2026 23:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pesawat eksperimental supersonik X-59 NASA berhasil melakukan penerbangan keduanya.
  • X-59 dirancang untuk terbang lebih cepat dari suara tanpa dentuman sonik keras.
  • Data ini diharapkan membuka peluang penerbangan supersonik komersial di atas daratan di masa depan.

RRI.CO.ID, Edwards - Pesawat eksperimental supersonik NASA, X-59, baru saja menyelesaikan penerbangan keduanya pada Jumat, 20 Maret 2026. Penerbangan itu dilakukan di kawasan Armstrong Flight Research Center, Edwards Air Force Base.

X-59 menandai dimulainya kampanye uji coba intensif, yang direncanakan akan mencakup puluhan penerbangan sepanjang tahun 2026. Meskipun durasi terbang kali ini lebih singkat akibat indikasi teknis, tim tetap optimis terhadap data.

Mengutip NASA, pesawat lepas landas pada pukul 10:54 pagi waktu setempat. Namun, hanya beberapa menit setelah mengudara, pilot uji Jim “Clue” Less mendeteksi adanya peringatan sistem pada kokpit pesawat.

Ia segera melakukan panggilan return-to-base dan mendaratkan pesawat dengan aman. "Meskipun mendarat lebih awal, ini tetap hari yang baik bagi tim,” ujar Manajer Proyek Low-Boom Flight Demonstrator di NASA Armstrong, Cathy Bahm.

Cathy menyatakan, timnya berhasil mengumpulkan lebih banyak data. Ia juga menantikan penerbangan selanjutnya sesegera mungkin.

Setelah evaluasi teknis pasca-penerbangan kedua ini selesai, NASA akan melanjutkan fase perluasan selubung terbang (envelope expansion). X-59 akan secara bertahap dipacu untuk terbang melampaui kecepatan suara, guna membuktikan efektivitas desain "senyap" tersebut.

Diketahui, X-59 adalah inti dari misi Quesst NASA. Pesawat ini berbeda dengan Concorde yang menghasilkan dentuman keras (sonic boom) saat menembus kecepatan suara.

X-59 dirancang khusus untuk hanya menghasilkan suara "debum" yang sangat lembut. NASA mengklaim suaranya mirip suara pintu mobil yang tertutup.

Keberhasilan teknologi ini dianggap krusial. Saat ini, aturan internasional melarang pesawat supersonik terbang di atas daratan akibat polusi suara yang dihasilkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....