Adidaya Foundation Luncurkan Buku Pendidikan Menuju Generasi Emas 2045
- 16 Mar 2026 10:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta : Adidaya Foundation meluncurkan gagasan buku berjudul “Lanskap Pendidikan Indonesia Digdaya: Menuju Visi Pendidikan Indonesia 2045”. Peluncuran berlangsung di Gedung BPMP DKI Jakarta, Minggu, 15 Maret 2026.
Buku tersebut memuat kumpulan gagasan strategis yang menawarkan arah transformasi pendidikan nasional. Gagasan itu diharapkan menjadi kontribusi pemikiran dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.
Peluncuran buku juga dirangkaikan dengan diskusi panel yang menghadirkan sejumlah tokoh. Di antaranya Dr. Tantan Hermansyah, M.Si, Beryana Evridawati, M.Pd, Fahri Faturahman, M.Pd, dan Aufar Abdul Aziz, M.H.
Ketua Adidaya Foundation Budi Ramadhan Ritonga mengatakan lembaganya memiliki dua misi utama. Yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pendidikan dan ekonomi.
“Adidaya memiliki dua nilai utama, yakni mencerdaskan bangsa dan kemudian mensejahterakan bangsa. Kedua elemen ini terus kami perjuangkan agar gerakan Adidaya dapat berkembang,” ujar Budi.
Dua penulis buku, Fahri Faturahman dan Aufar Abdul Aziz turut memaparkan pokok pemikiran yang menjadi dasar penyusunan buku tersebut. Menurut Fahri, buku ini mencoba memotret kondisi pendidikan nasional sekaligus merumuskan peta jalan transformasi pendidikan Indonesia.
Ia menilai pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak tenaga kerja. Namun juga membangun manusia Indonesia yang utuh dan berkarakter.
Sementara itu, Aufar Abdul Aziz mengatakan gagasan dalam buku tersebut lahir dari kegelisahan terhadap berbagai persoalan pendidikan nasional. Mulai dari ketimpangan akses pendidikan hingga tantangan transformasi digital di sekolah.
Buku ini menawarkan sejumlah pendekatan strategis pembaruan pendidikan. Di antaranya penguatan literasi kontekstual, digitalisasi pendidikan berbasis nilai, serta pengembangan model sekolah adaptif seperti sekolah pesisir, sekolah alam, hingga cyber schooling.
Dalam kesempatan yang sama, Beryana Evridawati dari Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan pemerintah juga tengah mendorong transformasi pendidikan nasional. Upaya ini dilakukan untuk menyiapkan Generasi Emas 2045.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya menjadi hak konstitusional warga negara sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 Pasal 31. Pendidikan juga menjadi fondasi pembangunan nasional yang menentukan daya saing bangsa.
“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Sekaligus memiliki karakter yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan pemerintah terus memperkuat sejumlah program strategis pendidikan. Di antaranya peningkatan kompetensi guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG), digitalisasi pembelajaran, serta penguatan literasi teknologi seperti koding dan kecerdasan artifisial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....