NASA akan Analisis Sampel Makanan Fermentasi dari Luar Angkasa
- 26 Feb 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Washington - NASA akan menganalisis sampel makanan fermentasi yang dikembangkan di luar angkasa. Penelitian ini akan mendukung kebutuhan nutrisi manusia dalam misi jangka panjang ke Bulan, Mars, dan wilayah antariksa lainnya.
Dikutip dari laman NASA, Kamis, 26 Februari 2026, penelitian ini merupakan bagian dari eksperimen BioNutrients-3. Eksperimen ini dirancang untuk menguji kemampuan mikroorganisme memproduksi nutrisi secara on-demand di lingkungan mikrogravitasi.
Teknologi tersebut dinilai krusial karena sejumlah zat gizi penting bagi kesehatan manusia tidak memiliki masa simpan cukup lama. Terutama untuk mendukung misi antariksa berdurasi bertahun-tahun.
Konsep eksperimen ini mirip proses fermentasi di Bumi, seperti bakteri baik yang mengubah susu menjadi yogurt. Bedanya, para peneliti berfokus pada produksi jenis dan jumlah nutrisi tertentu yang dibutuhkan astronaut selama eksplorasi ruang angkasa.
Sampel BioNutrients-3 bersama eksperimen ilmiah lain dijadwalkan kembali ke Bumi dari ISS menggunakan wahana Dragon milik SpaceX. Kapsul dijadwalkan undocking dari stasiun pada Kamis, 26 Februari 2026, sebelum memasuki fase perjalanan pulang.
Setelah tiba di Bumi, tim ilmuwan di NASA Ames Research Center akan melakukan serangkaian analisis. Hasil penelitian diharapkan menemukan cara membuat nutrisi penting agar misi penjelajahan luar angkasa jangka panjang berjalan dengan baik.
Program BioNutrients-3 sendiri merupakan bagian dari proyek biologi sintetis yang didanai melalui program pengembangan teknologi mutakhir NASA. Tujuannya adalah menciptakan sistem pendukung kehidupan yang lebih mandiri bagi misi antariksa masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....