NASA Rilis Database Korona Matahari dari 143 Observatorium Relawan
- 25 Feb 2026 20:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Washington - NASA baru saja merilis kumpulan data publik hasil kolaborasi dengan ratusan relawan. Mengutip laman resminya, kumpulan database ini merupakan proyek Eclipse Megamovie.
Eclipse Megamovie diniai istimewa karena merupakan dataset gerhana cahaya putih pertama yang dilengkapi dengan bingkai kalibrasi. Data ini tersedia secara bebas bagi para peneliti di seluruh dunia melalui situs eclipsemegamovie.org.
Data ini mengungkap pemandangan langka korona Matahari saat fenomena Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024 lalu. Proyek sains warga ini berhasil mengumpulkan lebih dari 52.469 foto korona Matahari.
Ribuan data tersebut berasal dari 143 observatorium seluler milik relawan yang tersebar di sepanjang jalur gerhana Amerika Serikat. Proyek ini mencakup lebih dari satu setengah jam durasi observasi kumulatif.
Para relawan terdiri dari fotografer amatir hingga pecinta astronomi. Mereka menggunakan peralatan canggih untuk menangkap detail korona Matahari dalam spektrum cahaya putih.
Dari total 143 titik observasi, sebanyak 28 lokasi berhasil mendapatkan kondisi langit yang cerah selama fenomena berlangsung. Keberhasilan ini didukung oleh data kalibrasi untuk menghasilkan citra tingkat tinggi (Level 3) dengan akurasi yang kuat.
Para ilmuwan akan menggunakan foto-foto ini untuk mempelajari solar jets dan perkembangan solar plumes. Observasi ini sangat krusial untuk menjawab mengapa korona Matahari jauh lebih panas daripada permukaannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....