Matahari Tampak Bersih tanpa Bintik, Fenomena Langka sejak Tahun 2022
- 25 Feb 2026 14:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Permukaan Matahari yang menghadap ke Bumi dilaporkan tampak bersih total tanpa ada bintik hitam. Mengutip Space.com, Rabu, 25 Februari 2026, fenomena ini terjadi untuk pertama kalinya sejak Juni 2022.
Peristiwa ini mengindikasikan bahwa siklus aktivitas Matahari saat ini kemungkinan mulai memasuki fase yang lebih tenang. Bintik Matahari merupakan area lebih dingin di permukaan Matahari yang terlihat gelap dibanding sekitarnya.
Area ini terbentuk akibat medan magnet yang sangat kuat. Medan magnet tersebut menghambat panas dari bagian dalam bintang naik ke permukaan.
Ketika garis medan magnet di sekitar bintik tersebut pecah, Matahari memancarkan semburan energi. Hal ini dapat berupa suar Matahari dan lontaran massa korona.
Lontaran massa korona adalah awan plasma padat yang berpotensi memicu badai geomagnetik di Bumi dan mengganggu satelit komunikasi. Secara alami, Matahari mengikuti siklus aktivitas sekitar 11 tahunan, di mana intensitasnya naik dan turun.
Pada fase maksimum, bintik Matahari hampir selalu terlihat dan letupan energi terjadi hampir setiap hari. Sebaliknya, saat minimum, Matahari bisa berbulan-bulan tanpa satu pun bintik.
Siklus Matahari saat ini, yakni siklus ke-25 sejak pencatatan modern dimulai, mencapai puncaknya pada tahun 2024. Terakhir kali cakram Matahari tampak benar-benar bersih adalah pada 8 Juni 2022, lebih dari 1.355 hari lalu.
Namun kondisi tanpa bintik tersebut tampaknya hanya berlangsung singkat, sekitar dua hari. Pada Selasa, 24 Februari 2026, sejumlah pengamat melaporkan kemunculan wilayah aktif baru.
Ada pula kemungkinan bintik lain sebenarnya ada, namun tidak terlihat dari Bumi. Hal ini karena bintik tersebut berada di sisi Matahari yang berlawanan atau di luar jangkauan satelit pengamat.
Meski penurunan jumlah bintik menandakan siklus Matahari mulai meredup, aktivitasnya diperkirakan belum mencapai fase minimum berikutnya sebelum 2030. Sebagai perbandingan, pada minimum terakhir antara 2018 hingga 2020, Matahari tercatat sempat 700 hari tanpa bintik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....