Masalah Teknis Ditemukan, Peluncuran Artemis II Terancam Mundur

  • 22 Feb 2026 13:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Florida – NASA tengah mengambil langkah-langkah persiapan untuk kemungkinan memindahkan kembali roket Artemis II dan wahana antariksa Orion. Kedua wahana akan dipindahkan ke Gedung Perakitan Kendaraan (VAB) di Pusat Antariksa Kennedy, Florida.

Mengutip laman resmi NASA, keputusan ini menyusul temuan gangguan aliran helium pada tahap propulsi kriogenik sementara roket SLS. Tim menemukan masalah tersebut saat pengamatan pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Saat ini, tim teknis sedang meninjau data untuk memfasilitasi proses penarikan mundur (rollback) agar masalah tersebut dapat segera ditangani. Mereka juga mulai melepas kembali platform akses landasan yang baru dipasang kemarin.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga fleksibilitas perbaikan, baik di landasan peluncuran (Pad B) maupun di VAB. Sekaligus menghindari kendala angin kencang yang diperkirakan akan terjadi, yang dapat menghambat proses pelepasan platform tersebut.

Tahap atas roket sangat bergantung pada helium untuk menjaga stabilitas kondisi lingkungan mesin. Gas ini juga berfungsi vital untuk menekan tangki bahan bakar hidrogen cair dan oksigen cair.

Meskipun sistem berfungsi normal selama uji pengisian bahan bakar pada 19 Februari, kendala muncul saat konfigurasi ulang pasca-uji coba. Tim teknis menemukan bahwa helium tidak dapat mengalir dengan benar saat sistem memasuki mode operasi normal.

Saat ini, operator menggunakan metode cadangan guna menjaga kondisi lingkungan mesin dan roket agar tetap dalam konfigurasi yang aman. Mereka juga meninjau data Artemis I, di mana tim mengatasi masalah tekanan helium pada tahap atas sebelum peluncuran.

Penarikan roket kembali ke gedung perakitan (VAB) berarti NASA batal meluncurkan Artemis II pada jendela peluncuran Maret. Meski demikian, persiapan yang cepat ini memungkinkan NASA menjaga peluang peluncuran pada jendela April jika penarikan tersebut memang harus dilakukan.

Keputusan akhir ini masih menunggu hasil peninjauan data, upaya perbaikan, dan perkembangan jadwal dalam beberapa hari ke depan. Tim teknis terus memantau situasi selama beberapa minggu mendatang untuk memastikan kelancaran misi tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....