Gerhana Matahari Terjadi Dua Kali di 2026, Ketahui Fakta Menariknya
- 17 Feb 2026 19:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Gerhana Matahari Cincin atau annular solar eclipse akan kembali menyapa bumi pada Selasa, 17 Februari 2026. Namun, gerhana matahari tahun ini tidak hanya terhenti disitu saja.
Gerhana matahari total akan terjadi di titik node menurun orbit Bulan pada Rabu, 12 Agustus 2026 mendatang. Mengutip Space.com, berikut adalah tiga fakta menarik tentang gerhana matahari:
1. Tidak semua gerhana ‘ring of fire’ terlihat sama
Ketebalan cincin bercahaya tergantung pada jarak bulan dari Bumi. Selama gerhana, bulan akan berada di titik terjauhnya, sehingga membuat cincin tersebut akan terlihat sangat terang dan sempit.
2. Gerhana hanya terjadi selama jendela musim yang singkat
Meskipun kita mendapatkan bulan baru setiap bulan, gerhana hanya mungkin terjadi selama musim gerhana. Fenomena ini terjadi sekitar dua kali setahun ketika orbit bulan sejajar dengan matahari dan Bumi.
3. Gerhana matahari perlahan-lahan berubah seiring waktu
Bulan menjauh dari Bumi sekitar 3,8 sentimeter per tahun. Di masa depan, gerhana matahari total akan menghilang, meninggalkan hanya gerhana matahari cincin dan sebagian.
Para ahli mengingatkan agar pengamatan Matahari dilakukan dengan perlindungan mata khusus (kacamata gerhana atau filter matahari). Hal ini karena melihat langsung tanpa alat dapat merusak penglihatan secara permanen.
Tahun 2026 diketahui menjadi ‘musim gerhana’, yang diikuti oleh gerhana bulan total (blood moon) pada 3 Maret 2026 mendatang. Blood Moon juga dapat dinikmati oleh miliaran orang di belahan dunia tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....