Mahasiswa Louisiana Luncurkan Eksperimen ke Dekat Antariksa dengan Balon NASA
- 04 Agt 2026 12:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mahasiswa Louisiana meluncurkan 11 eksperimen menggunakan balon ilmiah NASA di Texas.
- Eksperimen mencakup penelitian atmosfer, sinar kosmik, ultraviolet, angin, dan sel surya.
- Program LaACES memperkenalkan mahasiswa pada pengalaman langsung penelitian dan teknologi antariksa.
RRI.CO.ID, Jakarta – Puluhan mahasiswa Louisiana memanfaatkan fasilitas balon ilmiah NASA di Texas untuk menguji eksperimen mereka hingga mendekati batas antariksa. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Louisiana Aerospace Catalyst Experiences for Students atau LaACES.
Mengutip NASA, Selasa, 4 Agustus 2026, program ini memberikan mahasiswa kesempatan merancang, meluncurkan, dan menganalisis eksperimen ilmiah. Sebanyak 11 muatan eksperimen atau payload berhasil diluncurkan dalam dua penerbangan balon dari Columbia Scientific Balloon Facility.
Eksperimen tersebut dirancang oleh sembilan tim dari sejumlah universitas di Louisiana dan satu tim sekolah menengah. Penelitian mencakup ilmu atmosfer, deteksi sinar kosmik, manajemen termal, karakterisasi ultraviolet, analisis angin stratosfer, hingga pengujian kinerja sel surya.
Sebelum diterbangkan, setiap tim harus melalui tahapan peninjauan desain yang mengikuti proses rekayasa NASA. Mulai dari desain awal hingga kesiapan penerbangan.
Dua penerbangan itu berhasil mencapai ketinggian mendekati antariksa dan kemudian dipantau menggunakan sistem komunikasi serta pelacakan. Kedua misi tersebut berhasil diselesaikan dan muatannya ditemukan kembali sekitar 96 kilometer dari lokasi peluncuran.
Setelah muatan ditemukan, para mahasiswa menganalisis data sensor dan kondisi lingkungan yang diperoleh selama penerbangan. Hasil penelitian kemudian dipresentasikan kepada para teknisi dan insinyur fasilitas balon NASA, dosen pembimbing, serta sesama mahasiswa.
Program LaACES didanai NASA melalui National Space Grant College and Fellowship Program dan dikelola Louisiana Space Grant Consortium. Program tersebut melibatkan lebih dari 500 mahasiswa dari 13 institusi pendidikan, dengan lebih dari 60 penerbangan balon dan sekitar 135 muatan eksperimen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....