Matahari Lepaskan Flare-X4.2, Ini Penjelasan NASA dan NOAA

  • 06 Feb 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Maryland - Matahari melepaskan flare atau letusan yang sangat kuat pada Rabu, 4 Februari 2026 lalu. Flare ini diklasifikasikan ke dalam level X4.2.

Fenomena ini ditangkap oleh Observatorium Dinamika Matahari NASA (SDO). Menurut NOAA, flare dengan magnitudo ini umumnya tidak umum. 

Mengutip NASA, Kelas X menandakan letusan matahari yang paling intens. Sementara itu, angka tersebut memberikan informasi lebih lanjut tentang kekuatannya.

Letusan tersebut berasal dari kelompok bintik matahari tidak stabil, AR4366. Area ini merupakan sebuah wilayah magnetik yang kompleks dan berkembang pesat. 

Menurut NASA, Letusan matahari dan erupsi matahari dapat mengganggu komunikasi radio, jaringan listrik, dan sinyal navigasi. Selain itu, flare menimbulkan risiko bagi pesawat ruang angkasa dan astronaut.

Komunikasi radio di sebagian wilayah Afrika Barat dan Eropa Selatan juga terganggu akibat radiasi intens yang membanjiri atmosfer atas Bumi. Terkadang, letusan ini juga disertai dengan coronal mass ejections (CME). 

Hal ini merupakan semburan besar plasma matahari dan medan magnet yang dapat memicu badai geomagnetik dan aurora. Namun, tidak ada tanda-tanda CME yang terdeteksi dalam gambar setelah letusan X4.2 terbaru ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....