BRIN Siapkan Dana Riset Rp1,9 Triliun untuk 2026
- 19 Des 2025 01:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan anggaran riset dan inovasi nasional sebesar Rp1,9 triliun pada tahun 2026. Dana tersebut akan disalurkan antara lain melalui skema bantuan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM).
Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN, Agus Haryono mengatakan, anggaran riset 2026 akan meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Terutama untuk riset dan inovasi strategis.
“Tahun 2026, arahan pimpinan kita akan menyediakan anggaran yang jauh lebih besar dari tahun 2025. Terutama untuk riset inovasi strategis sebesar Rp1,2 triliun,” kata Agus di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Ia menjelaskan, riset dan inovasi pada 2026 akan difokuskan pada riset terapan yang bersifat kolaboratif. Khususnya, antara perguruan tinggi dengan industri, serta diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan nasional.
Dari total anggaran Rp1,9 triliun tersebut, dana akan dialokasikan sebesar Rp1,2 triliun untuk riset dan inovasi strategis. Lalu, Rp494 miliar untuk skema RIIM Kompetisi lanjutan, serta Rp300 miliar untuk RIIM Kompetisi dengan intake baru.
“RIIM atau Riset Inovasi Indonesia Maju merupakan platform pendanaan riset inovasi yang sudah dimulai sejak tahun 2022 sampai sekarang tahun 2025,” ujarnya.
Sejak diluncurkan, program RIIM telah mendukung ratusan lembaga riset dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Agus menyebut, hingga 2025 RIIM telah melibatkan 200 perguruan tinggi, 90 institusi riset, serta 40 startup atau industri.
Program tersebut juga telah menghasilkan lebih dari 2.600 publikasi ilmiah, 1.210 kekayaan intelektual, serta 872 produk hasil riset. Total terdapat 1.543 proposal riset dengan nilai pendanaan mencapai Rp1,2 triliun, mayoritas bergerak di bidang ketahanan pangan, energi, kesehatan, kebencanaan, human capital index (HCI), serta ketahanan air dan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....