Serana Dan Penantian 2191 Hari Di Bandung
- 23 Jul 2025 10:19 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Novel 2191 Hari di Bandung karya Hanasya sukses mencuri perhatian para pencinta sastra romantis di Indonesia. Berlatar di kota Bandung yang dikenal dengan suasana romantisnya, novel ini mengisahkan perjuangan seorang wanita bernama Serana yang setia menanti kekasihnya, Rema, selama 2191 hari atau enam tahun lamanya.
Cerita bermula dari pertemuan Serana dan Rema di Bandung, kota yang menjadi saksi perjalanan cinta mereka. Kehangatan dan kasih sayang yang mereka bangun selama bertahun-tahun tiba-tiba terguncang ketika Rema menghilang tanpa jejak, meninggalkan janji yang belum sempat ditepati. Serana yang begitu mencintai Rema memilih tetap bertahan di Bandung, berharap setiap sudut kota yang pernah mereka lewati bisa menjadi petunjuk kembalinya Rema.
Hari demi hari berlalu, namun Rema tak kunjung datang. Meski begitu, Serana tidak pernah menyerah. Braga, alun-alun, hingga taman-taman kota menjadi tempatnya menunggu dan mengenang setiap kenangan manis bersama Rema. Teman-teman di sekitarnya sempat menyarankan agar Serana melupakan Rema dan melanjutkan hidup, tetapi ia tetap teguh pada keyakinannya bahwa cinta sejati akan menemukan jalannya kembali.
Harapan itu seolah menemui titik terang ketika Serana melihat sosok yang sangat mirip dengan Rema di kawasan Braga. Namun, takdir kembali mengujinya. Pria tersebut bukanlah Rema, melainkan Rama, saudara kembar yang tak pernah ia ketahui keberadaannya. Kehadiran Rama justru membawa Serana ke dalam pusaran konflik batin, antara mempertahankan harapannya pada Rema atau menerima kenyataan baru yang disajikan oleh Rama.
Rama yang memiliki karakter berbeda dari Rema perlahan mengungkap banyak rahasia yang selama ini tidak diketahui Serana. Bersama Rama, ia menelusuri jejak-jejak yang pernah ditinggalkan Rema, mencari jawaban atas misteri yang selama ini membelenggu hatinya. Bandung yang tadinya penuh dengan kenangan manis berubah menjadi tempat penuh teka-teki dan emosi yang mengaduk perasaan.
2191 Hari di Bandung tidak hanya menyajikan kisah cinta dan penantian, tetapi juga mengajarkan arti kesetiaan, harapan, dan keberanian untuk menghadapi kenyataan. Hanasya sukses menggambarkan suasana kota Bandung dengan sangat detail, seakan pembaca bisa merasakan romantisme dan kerinduan di setiap sudut kotanya. Sejak diterbitkan, novel ini mendapatkan sambutan hangat dari pembaca dan menjadi perbincangan di berbagai komunitas literasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....