Garam Dapur dan Garam Krosok, Apa Bedanya?
- 26 Feb 2025 22:24 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Sering kita mendengar istilah Bagai sayur kurang garam, yang artinya sayurnya kurang begitu memiliki citarasa. Sedemikian penting garam sebagai salah satu bumbu pelengkap menentukan citarasa masakan.
Selam aini mungkin kebanyakan orang hanya mengetahui garam dapur yang sering digunakan saat memasak. Ternyata ada jenis garam lain berupa garam krosok yang digunakan juga untuk berbagai keperluan.
Garam dapurdan garam krosok memiliki perbedaan mencolk dalam hal penggunaan dan pembuatannya. Garam dapur umumnya diproleh dari proses penyulingan air laut atau dari tambang garam sehingga teksturnya lebih halus.
Sedangkan garam rosok langsung diperoleh dari air laut tanpa proses pengolahan yang rumit. Tekstur dari garam krosok lebih kasar dengan butiran kristal yang lebih besar dibanding garam dapur.
Garam dapur juga melalui proses pemurnian sehingga menghilangkan unsur alami seperti mineral lain. Beda halnya dengan garam krosok yang masih mempertahankan kandungan mneral alami seperti magnesium, kalsium, serta kalium yang memberi manfaat tambahan.
Yodium kadang ditambahkan pada garam dapur yang berguna untuk mencegah gangguan tiroid. Sebaliknya, garam krosok biasanya tidak memiliki kandungan yodium tambahan, akan tetapi memiliki rasa yang lebih alami dan mengandung banyak mineral.
Garam dapur lebih lazim digunakan sehari-hari umumnya untuk masakan dan produk olahan makanan. Sedangkan garam krosok biasanya digunakan untuk keperluan non masakan contohnya untuk menambah nutrisi pada pakan ternak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....