Gubernur Jateng Tawarkan Tiga Proyek Investasi ke Tiongkok
- 20 Mar 2025 05:48 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Gubernur Jateng menawarkan tiga proyek investasi ke Tiongkok. Ketiganya yaitu pengelolaan sampah terintegrasi, pendirian rumah sakit berskala internasional, dan tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall) di Pantai Utara (Pantura).
Tawaran itu dikemukakannya saat menerima kunjungan Delegasi Courtesy Call Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok di kantornya, Rabu, (19/3/2025) malam. Kunjungan dipimpin oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong.
“Duta besar Tiongkok berkunjung ke Jateng untuk kedua kalinya, di Cilacap, dan hari ini langsung ke datang ke kantor. Mereka membawa konsultan, tujuh investor di antaranya Kadin Tiongkok, Perwakilan Bank-bank Tiongkok, Wakil Presiden Investasi, berikut dengan staf kedutaan,” kata Luthfi.
Luthfi menjamin keamanan dan kemudahan kepada para investor untuk berinvestasi di Jateng. Dia ingin industri di Jateng maju seperti sejumlah provinsi di Tiongkok.
Dalam kesempatan itu, Luthfi menyampaikan gambaran tentang potensi Jateng yang siap bekerja sama dengan Tiongkok. Mulai dari sektor industri, perdagangan, pariwisata, maupun lainnya.
Adapun, rencananya delegasi Tiongkok akan menghadiri acara peresmian Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kegiatan akan dilaksanakan pada Kamis(20/3/2025).
Sementara, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong mengatakan, akan ada banyak kesepakatan lagi yang bisa dicapai ke depannya. “Kami telah mencapai kesepakatan terutama tentang agenda peresmian KEK di Batang, kami akan mendatangkan semakin banyak investor ke Indonesia, terutama Provinsi Jateng,” katanya.
Wang menguraikan, Indonesia merupakan salah satu tujuan investasi besar dari Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Investasi dari Tiongkok di Indonesia telah membuahkan pembangunan ribuan proyek.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng, Sakina Rosellasari, menambahkan, Tiongkok merupakan negara dengan investasi besar di Jateng. Dari seluruh nilai investasi sebesar Rp 88,44 triliun pada 2024, sebanyak 16 persen berasal dari investor Tiongkok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....