Kasus Campak Melonjak, Gubernur New York Tetapkan Status Darurat
- 07 Okt 2026 16:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gubernur Kathy Hochul menetapkan status darurat setelah kasus campak meningkat tajam, dengan 108 kasus terkonfirmasi sepanjang 2026.
- Pennsylvania mencatat lebih dari 1.000 kasus campak, dengan lima orang meninggal dan 198 lainnya dirawat di rumah sakit. New York, Pennsylvania, dan Ohio juga memiliki komunitas Amish dengan tingkat vaksinasi yang cenderung rendah.
- CDC mencatat hampir 3.900 kasus campak secara nasional, menjadikan 2026 sebagai tahun terburuk sejak 1991. Pemerintah New York memperluas akses vaksinasi dan pemeriksaan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
RRI.CO.ID, New York — Gubernur New York Kathy Hochul menetapkan status darurat setelah terjadi peningkatan tajam kasus campak di negara bagian tersebut. Kebijakan itu ditetapkan pada Senin, 5 Oktober 2026 sebagai respons terhadap meningkatnya kasus di sejumlah wilayah pedesaan dan negara bagian sekitar.
Ppenetapan status darurat dilakukan setelah kasus campak meningkat di New York dan negara bagian tetangga, termasuk Pennsylvania. Negara bagian tersebut saat ini menghadapi wabah campak terbesar dalam lebih dari tiga dekade, dilansir dari The Guardian.
Status darurat di New York memperluas kelompok tenaga kesehatan yang dapat memberikan vaksin campak. Kebijakan tersebut juga memungkinkan lebih banyak orang untuk memerintahkan pemeriksaan terhadap penyakit tersebut.
New York telah mencatat 108 kasus campak yang terkonfirmasi sepanjang 2026, meningkat tajam dibandingkan satu kasus yang dilaporkan pada 2023. Sementara itu, Pennsylvania telah mencatat lebih dari 1.000 kasus campak.
Lima orang meninggal setelah tertular penyakit tersebut, sedangkan 198 orang lainnya harus menjalani perawatan di rumah sakit. New York, Pennsylvania, dan Ohio, memiliki populasi Amish yang cukup besar dan cenderung memiliki tingkat vaksinasi lebih rendah.
Rendahnya cakupan vaksinasi menjadi salah satu faktor penyebaran campak. Penyebaran campak secara domestik di Amerika Serikat sebelumnya telah berhasil dihentikan pada 2000 setelah tingkat vaksinasi meningkat.
Hochul mengatakan status darurat diperlukan untuk memperkuat upaya pemerintah dalam menangani penyebaran penyakit tersebut. Ia menegaskan tidak seharusnya ada orang yang mengalami sakit parah atau meninggal akibat penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.
Pemerintah New York kemudian meningkatkan jumlah tenaga kesehatan yang dapat memberikan vaksin dan melakukan pemeriksaan. Langkah tersebut diharapkan dapat melindungi warga sekaligus mendukung upaya masyarakat dalam menangani penyebaran campak.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Amerika Serikat saat ini mengalami tahun terburuk untuk kasus campak sejak 1991. Hampir 3.900 kasus telah dilaporkan secara nasional.
Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Robert F. Kennedy Jr. juga mendapat kritik atas respons pemerintah federal terhadap wabah campak. Sebelumnya, Kennedy dikenal sebagai aktivis yang menentang vaksin.
Sementara itu, Senator Negara Bagian Gustavo Rivera mengatakan peningkatan kasus campak berkaitan dengan menurunnya vaksinasi anak akibat misinformasi. Ia menyebut kondisi tersebut telah menimbulkan keadaan darurat kesehatan masyarakat.
Para ahli kesehatan menyebut sedikitnya 95 persen masyarakat dalam suatu komunitas perlu mendapatkan vaksinasi campak untuk mencegah terjadinya wabah. Tingkat vaksinasi yang tinggi dinilai penting untuk membatasi penyebaran penyakit tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....