Dukung Menlu Arrmanatha Jadi Menlu, Sugiono Optimis Diplomasi RI Makin Maju

  • 01 Okt 2026 18:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono, memberikan dukungan penuh kepada Arrmanatha Nasir yang kini dipercaya menjabat sebagai Menlu RI.
  • Sugiono menilai pengalaman mendalam Arrmanatha di dunia diplomasi akan menjadi modal kuat dalam menjaga kedaulatan serta posisi strategis Indonesia di panggung internasional.
  • Sugiono, yang dilantik sebagai Menlu pada 21 Oktober 2024 lalu, kini mengemban amanat baru di Kabinet Merah Putih sebagai Menko PMK.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono, memberikan dukungan penuh kepada Arrmanatha Nasir yang kini dipercaya menjabat sebagai Menlu RI. Sugiono meyakini rekam jejak serta pengalaman kepemimpinan Arrmanatha bakal membawa diplomasi Indonesia ke arah yang lebih maju.
Dukungan tersebut disampaikan Sugiono usai peralihan tongkat kepemimpinan di Kementerian Luar Negeri, Kamis, 1 Oktober 2026. Sugiono, yang dilantik sebagai Menlu pada 21 Oktober 2024 lalu, kini mengemban amanat baru di Kabinet Merah Putih sebagai Menko PMK.
"Selamat menjalankan tugas buat Pak Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri. Jadi, saya yakin dan percaya pada kapasitas dan kemampuan Pak Arrmanatha Nasir," kata Sugiono saat tiba di Kemlu RI, Jakarta.
Sugiono menilai pengalaman mendalam Arrmanatha di dunia diplomasi akan menjadi modal kuat dalam menjaga kedaulatan serta posisi strategis Indonesia di panggung internasional. Sugiono pun menaruh harapan besar pada kepemimpinan Menlu yang baru tersebut.
"Saya yakin Pak Arrmanatha Nasir juga akan bisa mengawal kegiatan Menteri Luar Negeri, menjaga diplomasi Indonesia dan politik dunia. Kita semakin maju lah," ujar Sugiono menambahkan.
Sebelumnya, Menlu RI yang baru, Arrmanatha Nasir, berkomitmen untuk terus memajukan politik luar negeri (polugri) Indonesia secara stabil dan konsisten. Dalam kepemimpinannya, diplomasi Indonesia akan tetap berpijak pada amanat konstitusi serta melanjutkan capaian positif yang telah dibangun oleh pendahulunya.
Arrmanatha menegaskan pentingnya menjaga stabilitas arah diplomasi Indonesia di tengah dinamika global. Menurutnya, konsistensi polugri menjadi cermin dari kematangan sebuah negara dalam berdiplomasi di panggung internasional.
"Kita mohon dukungan terus seperti bahwa Kemlu, polugri itu memiliki mandat yang jelas. Suatu negara yang memiliki polugri yang stabil, dari tahun ke tahun stabil, itu adalah negara yang baik, dan itu adalah Indonesia," ujar Arrmanatha saat tiba di Kemlu RI usai dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Selain menjaga stabilitas diplomasi, salah satu fokus utama Arrmanatha ke depan adalah mengawal pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2029–2030. Langkah strategis ini menjadi wujud nyata peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
"Pencalonan kita sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029–2030 itu kembali lagi menunjukkan komitmen Indonesia untuk memastikan partisipasi aktif dalam menciptakan dunia yang lebih aman, lebih stabil. Dan ini juga menunjukkan kepercayaan kita pentingnya multilateralisme, sehingga kita juga terus akan menggunakan kesempatan pencalonan kita untuk mendorong reformasi sistem multilateralisme," ujar diplomat yang akrab disapa Tata ini.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....