Menlu Arrmanatha Nasir Komitmen Jaga Polugri dan Pengawalan Anggota DK PBB

  • 01 Okt 2026 16:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia yang baru, Arrmanatha Nasir, berkomitmen untuk terus memajukan politik luar negeri (polugri) Indonesia secara stabil dan konsisten.
  • Arrmanatha menegaskan pentingnya menjaga stabilitas arah diplomasi Indonesia di tengah dinamika global.
  • Selain menjaga stabilitas diplomasi, salah satu fokus utama Arrmanatha ke depan adalah mengawal pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2029–2030.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia yang baru, Arrmanatha Nasir, berkomitmen untuk terus memajukan politik luar negeri (polugri) Indonesia secara stabil dan konsisten. Dalam kepemimpinannya, diplomasi Indonesia akan tetap berpijak pada amanat konstitusi serta melanjutkan capaian positif yang telah dibangun oleh pendahulunya.

Arrmanatha menegaskan pentingnya menjaga stabilitas arah diplomasi Indonesia di tengah dinamika global. Menurutnya, konsistensi polugri menjadi cermin dari kematangan sebuah negara dalam berdiplomasi di panggung internasional.

"Kita mohon dukungan terus seperti bahwa Kemlu, polugri itu memiliki mandat yang jelas. Suatu negara yang memiliki polugri yang stabil, dari tahun ke tahun stabil, itu adalah negara yang baik, dan itu adalah Indonesia," ujar Menlu Arrmanatha saat tiba di kantor Kemlu RI usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026, sore.

Ia menjelaskan bahwa seluruh langkah diplomasi Indonesia berlandaskan pada mandat UUD 1945 serta arahan langsung dari Kepala Negara. Ia juga mengapresiasi fondasi kuat yang telah diletakkan oleh Menlu terdahulu, Sugiono.

"Mandat kita adalah dari konstitusi, dan ini telah dijalankan sangat baik oleh Bapak Sugiono, dan tentunya kami akan teruskan apa yang telah sangat baik dilakukan oleh Bapak Sugiono. Tentunya juga kami akan mengikuti arahan-arahan dari Bapak Presiden, karena pada akhirnya mandat polugri itu ada di kawasan ini," ucap diplomat yang akrab disapa Tata ini.

Selain menjaga stabilitas diplomasi, salah satu fokus utama Arrmanatha ke depan adalah mengawal pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2029–2030. Langkah strategis ini menjadi wujud nyata peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

"Pencalonan kita sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029–2030 itu kembali lagi menunjukkan komitmen Indonesia untuk memastikan partisipasi aktif dalam menciptakan dunia yang lebih aman, lebih stabil. Dan ini juga menunjukkan kepercayaan kita pentingnya multilateralisme, sehingga kita juga terus akan menggunakan kesempatan pencalonan kita untuk mendorong reformasi sistem multilateralisme," kata Menlu Arrmanatha menegaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....