Tiga Anak Syahid di Gaza, Ulama Palestina Ungkap Penderitaan Warga ke BAZNAS

  • 01 Okt 2026 10:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BAZNAS RI menerima kunjungan akademisi asal Gaza, Palestina, Prof. Dr. Maher Hamed Mohamed Al-Houli.
  • Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
  • Maher Al-Houli datang bersama pengurus Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP).

RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI menerima kunjungan akademisi asal Gaza, Palestina, Prof. Dr. Maher Hamed Mohamed Al-Houli. Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu, 30 September 2026.

Maher Al-Houli datang bersama pengurus Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP). Ia menyampaikan kondisi terkini warga Gaza yang masih menghadapi krisis kemanusiaan.

Dalam pertemuan tersebut, Maher mengungkap kehilangan besar yang dialaminya selama konflik. Tiga putranya, cucunya, dua saudara laki-laki, serta puluhan kerabatnya disebut gugur akibat serangan bom.

"Saya hadir di hadapan Anda sebagai gambaran kecil penderitaan rakyat Gaza. Tiga putra saya dan puluhan kerabat telah gugur akibat serangan bom," ujar Maher.

Meski kehilangan banyak anggota keluarga, Maher menyatakan tetap bersyukur kepada Allah SWT. Ia juga menyebut ketiga putranya sebagai penghafal Al-Qur'an.

"Tiga putra saya, saudara-saudara saya, dan kerabat saya telah syahid. Namun, saya tetap mengucapkan Alhamdulillahi rabbil 'alamin," katanya.

Maher mengatakan penderitaan rakyat Gaza menjadi duka yang sangat mendalam. Menurutnya, kondisi kemanusiaan di Gaza masih membutuhkan perhatian dan bantuan masyarakat internasional.

Ia menyebut warga Gaza menghadapi kebutuhan mendesak untuk memenuhi berbagai keperluan kemanusiaan. Termasuk kebutuhan biaya dan material untuk pemakaman korban yang ditemukan dan dievakuasi.

Maher juga menyoroti ancaman musim dingin yang dihadapi warga Gaza. Kondisi tersebut dinilai semakin menambah kebutuhan bantuan bagi masyarakat yang terdampak konflik.

Dalam kesempatan tersebut, Maher menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS terhadap keluarga para syuhada. Ia berharap dukungan tersebut terus hadir bagi masyarakat Palestina.

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyambut kedatangan akademisi dari Gaza tersebut. Pertemuan itu menjadi kesempatan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi masyarakat Gaza.

"Hari ini kami kedatangan akademisi langsung dari Gaza, Prof. Dr. Maher Hamed Mohamed Al-Houli. Beliau menceritakan kondisi rakyat Gaza dan kebutuhan mereka menghadapi masa depan," kata Sodik.

Sodik mengatakan informasi langsung dari Gaza penting untuk memahami kebutuhan masyarakat Palestina. Terlebih, warga Gaza masih menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan setelah konflik berkepanjangan.

BAZNAS RI menyatakan perhatian terhadap masyarakat Palestina akan terus menjadi bagian dari kepedulian kemanusiaan. Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak konflik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....