Misi Kemanusiaan KRI dr. Wahidin, 11 Warga PNG Diselamatkan di Laut Pasifik
- 28 Sep 2026 22:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Satgas Terpadu Port Visit 2026 menyelamatkan 11 warga Papua Nugini yang terapung di Samudra Pasifik setelah perahu mengalami mati mesin.
- Para korban ditemukan dalam kondisi darurat tanpa persediaan air minum yang memadai selama berada di laut.
- Komandan Satgas Terpadu Port Visit 2026, Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto, menjelaskan bahwa operasi penyelamatan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan.
- Insiden ini menunjukkan pentingnya operasi keselamatan laut di kawasan Samudra Pasifik yang luas dan berbahaya.
RRI.CO.ID, Samudra Pasifik - Satgas Terpadu Port Visit 2026 menyelamatkan 11 warga Papua Nugini di Samudra Pasifik. Mereka ditemukan terapung setelah perahu yang ditumpangi mengalami mati mesin.
Komandan Satgas Terpadu Port Visit 2026, Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto, menjelaskan kondisi para korban. Mereka ditemukan tanpa persediaan air minum yang memadai selama berada di laut.
"Setelah dilakukan pengecekan, hanya ada makanan hasil belanja, sementara air mineral tidak ada," kata Benedictus. "Mereka kehausan, setelah naik kapal langsung kami berikan minuman," ujarnya.
Selain air minum, para korban juga diberikan makanan tambahan oleh personel KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991. Mereka juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan setelah berhasil dievakuasi ke kapal.
"Setelah kita kasih minum, kita bawakan makanan tambahan sampai dengan sarapan pagi," ujar Benedictus. Menurutnya, pemberian tersebut merupakan bentuk dukungan kepada para korban selama proses penyelamatan.
Salah seorang korban, Ludwina (44), menyampaikan terima kasih atas pertolongan Satgas Terpadu Port Visit 2026. Ia menyampaikan rasa terima kasih tersebut menggunakan bahasa Inggris kepada personel satgas.
"Thank you, I would like to say thank you, that you save our lives in the sea," ucap Ludwina. Pernyataan tersebut disampaikannya pada Minggu, 28 September 2026, di atas KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991.
Satgas Terpadu Port Visit 2026 menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 untuk misi kemanusiaan dan diplomasi. Misi tersebut menyasar empat negara Pasifik Selatan, yakni Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini.
KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 menemukan para korban saat berlayar menuju Vanuatu. Perahu mereka mengalami mati mesin hingga hanyut dan terapung di Samudra Pasifik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....