Arab Saudi Sempat Keluarkan Peringatan Darurat di Jeddah, Makkah, Taif

  • 16 Sep 2026 14:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat terkait potensi bahaya di tiga wilayah barat: Jeddah, Makkah, dan Taif pada Selasa, 15 September 2026.
  • Peringatan tersebut segera dicabut tidak lama setelah dikeluarkan, menunjukkan situasi tidak berlanjut atau ancaman telah teratasi.
  • Pertahanan Sipil Arab Saudi menyampaikan imbauan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat agar warga mencari tempat berlindung dan mengikuti petunjuk keselamatan resmi.

RRI.CO.ID, Riyadh — Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan darurat terkait “potensi bahaya” di tiga wilayah barat negara tersebut, yakni Jeddah, Makkah, dan Taif. Peringatan itu dikeluarkan pada Selasa, 15 September 2026 dan segera dicabut tak lama setelah dikeluarkan, dilansir dari Reuters.

Peringatan tersebut disertai imbauan kepada warga untuk mencari tempat berlindung serta mengikuti petunjuk keselamatan resmi. Peringatan disampaikan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat, menurut Pertahanan Sipil Arab Saudi.

Saat diumumkan, pihak berwenang belum menjelaskan jenis potensi bahaya yang dimaksud, sementara warga diminta tenang dan segera menuju tempat aman. Pertahanan Sipil menyarankan masyarakat berlindung di dalam gedung atau ruangan bagian dalam yang jauh dari jendela hingga bahaya berlalu.

Masyarakat juga diminta menjauhi area terbuka, jendela, balkon, dan atap bangunan. Warga yang berada di luar ruangan disarankan segera memasuki gedung terdekat atau berlindung di balik penghalang yang kokoh.

Bagi pengendara yang menerima peringatan, Pertahanan Sipil meminta mereka menepikan kendaraan di lokasi yang jauh dari jembatan dan gedung-gedung tinggi. Masyarakat juga diminta menghindari kerumunan dan area yang dinilai berbahaya.

Warga diminta terus mengikuti instruksi melalui saluran resmi pemerintah selama peringatan berlangsung. Pemerintah belum memberikan rincian mengenai ancaman yang menjadi dasar dikeluarkannya peringatan tersebut.

Peringatan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman. Houthi dilaporkan melancarkan serangkaian serangan menggunakan rudal dan pesawat nirawak terhadap sejumlah kota serta infrastruktur di Arab Saudi.

Pasukan Arab Saudi merespons dengan melancarkan serangan terhadap posisi-posisi Houthi di Yaman. Perkembangan tersebut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan lanjutan di wilayah Arab Saudi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....