Jelang 70 Tahun Diplomatik, Malaysia Ingin Perkuat Perdagangan dengan Indonesia
- 15 Sep 2026 23:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Malaysia mengharapkan kerja sama perdagangan dengan Indonesia terus diperkuat pada perayaan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara di tahun 2027.
- Malaysia dan Indonesia pernah menargetkan nilai perdagangan bilateral sebesar USD30 miliar pada 2014.
- Pada 2025 nilai perdagangan bilateral RI-Malaysia mencapai USD24,22 miliar.
RRI.CO.ID, Jakarta - Malaysia mengharapkan kerja sama perdagangan dengan Indonesia terus diperkuat pada perayaan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara di tahun 2027. Penguatan hubungan ekonomi dinilai menjadi salah satu agenda penting di tengah eratnya hubungan politik dan sosial antara Malaysia dan Indonesia.
“Insyaallah tahun depan akan ada banyak kegiatan yang akan kita lakukan. Kerja sama di bidang budaya, kerja sama di bidang politik,” kata Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Farzamie Sarkawi, dalam perayaan Hari Nasional dan Hari Malaysia 2026, Selasa, 15 September 2026, malam di Jakarta.
Farzamie mengatakan, berbagai kunjungan antara pemimpin maupun kelompok masyarakat kedua negara juga akan menjadi bagian dari penguatan hubungan pada tahun depan. Namun, selain hubungan politik dan budaya, Malaysia menilai sektor ekonomi, khususnya perdagangan, masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan.
Farzamie mengungkapkan, Malaysia dan Indonesia pernah menargetkan nilai perdagangan bilateral sebesar USD30 miliar pada 2014. Target tersebut, kata dia, hingga kini belum kembali tercapai.
“Namun, angka itu belum pernah kita capai lagi, yang paling mendekati adalah USD29 miliar pada tahun 2022. Jadi, itu merupakan sesuatu yang masih ingin kita capai bersama oleh kedua negara,” ujarnya menekankan.
“Prospeknya memang banyak. Tetapi kita berharap akan ada lebih banyak keterlibatan antara kelompok bisnis kedua negara.”
Adapun pada 2025 nilai perdagangan bilateral RI-Malaysia mencapai USD24,22 miliar. Malaysia juga tetap menjadi investor terbesar keempat di Indonesia, dengan nilai investasi mencapai USD4,5 miliar.
Sementara, lebih dari 2,63 juta wisatawan Malaysia berkunjung ke Indonesia, menjadikan Malaysia sebagai sumber wisatawan mancanegara terbesar bagi Indonesia. Di sisi lain, Indonesia juga tetap menjadi salah satu pasar pariwisata terpenting bagi Malaysia, dengan 4,26 juta wisatawan Indonesia berkunjung ke Malaysia.
Sementara, bagi Indonesia, kedekatan kedua negara tidak hanya dibangun melalui kepentingan ekonomi, tetapi juga oleh kesamaan sejarah, bahasa, dan budaya. Kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Brian Yuliarto pada kesempatan yang sama.
“Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan yang unik sekaligus telah terjalin erat dan berkelanjutan. Kita adalah negara tetangga, mitra dalam ASEAN, serta sahabat dekat yang senantiasa saling mendukung kemajuan dan kesejahteraan satu sama lain,” kata Brian yang hadir mewakili pemerintah RI.
Secara khusus Brian mengatakan, momentum Hari Nasional dan Hari Malaysia menegaskan kembali komitmen bersama. Utamanya, untuk terus memperkuat ikatan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara dan masyarakat kita di tahun-tahun mendatang.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan Malaysia kedamaian, kemakmuran, dan keberhasilan yang berkelanjutan. Indonesia dan Malaysia telah menikmati hubungan yang erat dan saling menguntungkan selama hampir tujuh dekade,” ucap Mendiktisaintek.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....