Hujan Rekor di Hainan Tiongkok, Puluhan Ribu Warga Dievakuasi

  • 15 Sep 2026 22:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lebih dari 42.000 penduduk Provinsi Hainan, Tiongkok Selatan, telah dievakuasi karena hujan dengan intensitas rekor tertinggi.
  • Hujan ekstrem dipengaruhi oleh sirkulasi sisa depresi tropis di atas Laut China Selatan yang berinteraksi dengan udara dingin.
  • Sejumlah sekolah di wilayah Hainan ditutup dan curah hujan harian memecahkan rekor di beberapa daerah sejak 15 September 2026.

RRI.CO.ID, Hainan — Lebih dari 42.000 orang di Provinsi Hainan, Tiongkok Selatan, telah dievakuasi akibat hujan dengan intensitas rekor. Hujan tersebut dipengaruhi sirkulasi sisa depresi tropis di atas Laut China Selatan dan udara dingin.

Sejumlah sekolah di beberapa wilayah Hainan juga ditutup akibat cuaca ekstrem. Curah hujan harian bahkan memecahkan rekor di sejumlah daerah, dilansir dari Global Times, Selasa, 15 September 2026.

Depresi tropis di Laut China Selatan mencapai daratan Vietnam pada Minggu, 13 September 2026 malam dan diperkirakan tidak berkembang menjadi topan. Namun, sirkulasi sisanya yang berpadu dengan udara dingin tetap memicu hujan lebat di banyak wilayah Hainan.

Hujan deras hingga sangat lebat terjadi di wilayah tengah, barat, dan selatan Hainan. Beberapa daerah bahkan mengalami hujan dengan intensitas yang luar biasa tinggi.

Otoritas Hainan pada Senin, 14 September 2026 siang mengeluarkan peringatan meteorologi merah atau Level I terkait risiko bencana geologi. Risiko bencana geologi yang dipicu hujan diperkirakan sangat tinggi selama 24 jam, mulai Senin siang hingga Selasa siang.

Wilayah yang berisiko tinggi antara lain Kota Tongshi di Kota Wuzhishan dan Kecamatan Xiangshui di Kabupaten Baoting. Hainan juga mengeluarkan peringatan hujan badai Level II berwarna kuning serta peringatan terkait risiko banjir bandang dan bencana geologi.

Kota Wuzhishan mencatat curah hujan harian sebesar 429,9 milimeter pada Minggu. Angka tersebut memenuhi ambang batas hujan badai yang sangat lebat dan memecahkan rekor curah hujan setempat sejak pencatatan dimulai.

Menurut otoritas manajemen darurat Provinsi Hainan, lebih dari 42.000 orang telah dievakuasi dengan aman dari wilayah berisiko tinggi hingga pukul 08.00 pada Senin.

Sebanyak 13 kota dan kabupaten di Hainan juga telah mengeluarkan pemberitahuan penghentian kegiatan belajar mengajar. Wilayah tersebut mencakup Sanya, Wuzhishan, Qionghai, Baoting, Baisha, dan Chengmai.

Kota Wanning menghentikan kegiatan sekolah, pekerjaan, operasional bisnis, transportasi, dan layanan feri. Hujan juga membuat Waduk Daguangba dan Waduk Gezhen di Kota Dongfang terus menyesuaikan pelepasan air berdasarkan kondisi cuaca.

Otoritas mengimbau warga yang tinggal di sepanjang sungai untuk menjauhi aliran sungai. Aktivitas berenang, memancing, dan kegiatan lain yang berkaitan dengan air juga dilarang di dalam maupun sekitar saluran sungai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....