Jerman Buka Peluang Pengadaan Airbus A400M Tambahan untuk Indonesia
- 15 Sep 2026 07:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jerman membuka peluang meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia melalui Airbus.
- Indonesia telah menerima dua pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas.
- Pengadaan pertahanan berikutnya masih bergantung pada negosiasi bilateral dan keputusan pemerintah Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Jerman membuka peluang memperkuat kerja sama pertahanan dengan Indonesia, termasuk melalui kemungkinan pengadaan tambahan pesawat Airbus. Peluang tersebut muncul setelah Indonesia menerima dua pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas.
Duta Besar Jerman untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Ralf Beste, mengatakan peningkatan kerja sama pertahanan masih bergantung pada proses negosiasi bilateral. Namun, Jerman telah menyampaikan tawaran dan menyatakan kesiapan memperluas kerja sama militer dengan Indonesia.
“Itu tentu menjadi harapan kami, tetapi hal tersebut bergantung pada negosiasi bilateral. Namun, sudah ada tawaran dan kami bersedia meningkatkan kerja sama di bidang militer,” ujar Beste saat ditemui dalam ASEAN Think Tanks Summit ke-3 di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin, 14 September 2026.
Ketika dikonfirmasi mengenai kemungkinan kerja sama melalui pengadaan pesawat Airbus A400M, Beste membenarkan opsi tersebut. “Iya, dengan Airbus,” katanya.
Mengenai waktu pelaksanaan kontrak pertahanan baru, Beste menegaskan keputusan sepenuhnya berada di tangan pemerintah Indonesia. Ia menyebut negara-negara Eropa, termasuk Jerman, kini berupaya memperkuat kerja sama keamanan dengan negara-negara anggota ASEAN.
Kerja sama tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengadaan dua Airbus A400M yang memperkuat kemampuan operasional TNI Angkatan Udara. Menurut Beste, Eropa juga terus meningkatkan kerja sama sektor keamanan dengan kawasan dalam beberapa bulan terakhir.
“Kami semakin meningkatkan kerja sama di sektor keamanan dalam beberapa bulan terakhir di Eropa. Konsorsium Eropa Airbus telah mengirimkan dua pesawat angkut besar A400M ke Indonesia, dan kami siap meningkatkan kerja sama lebih lanjut,” ucapnya.
Indonesia sebelumnya telah menerima dua pesawat angkut militer A400M Atlas berdasarkan kontrak pembelian yang dilakukan pada 2021. Pesawat pertama tiba pada akhir November 2025, sedangkan pesawat kedua diterima Indonesia pada Maret 2026.
A400M memiliki panjang 45,1 meter dan bentang sayap mencapai 42,5 meter dengan kemampuan membawa muatan berat hingga 37 ton. Kapasitas tersebut setara dengan kemampuan mengangkut dua truk lapis baja atau satu helikopter berukuran sedang.
Pesawat angkut militer tersebut memiliki kecepatan maksimum hingga 780 kilometer per jam dengan jangkauan penerbangan sekitar 8.710 kilometer. A400M juga dirancang sebagai pesawat multiperan yang memiliki kemampuan pengisian bahan bakar di udara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....