Pemimpin Dunia Anggota BRICS Gelar Aksi Tanam Pohon Banyan, Simbol Ketangguhan
- 13 Sep 2026 12:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemimpin dunia menanam pohon banyan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di India
- Pohon banyan merupakan pohon nasional India dengan akar yang kuat dan melambangkan umur panjang, ketangguhan, dan keabadian.
- Presiden Prabowo Subianto mengingatkan agar pertemuan KTT BRICS memberi manfaat nyata untuk rakyat
RRI.CO.ID, New Delhi- Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS India2026, Sabtu, 12 September 2026. Disela-sela KTT, Presiden Prabowo dan para pemimpin negara anggota BRICS menanam pohon di area Nataraj Statue, Bharat Mandapam.
Dalam keterangan tertulis dari Sekretariat Presiden, kegiatan diawali dengan sesi foto Presiden Prabowo bersama para pemimpin dunia. Pada momen sesi foto, Presiden Prabawo berdiri di samping Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi.
Selanjutnya, Presiden Prabowo bersama para pemimpin melakukan penanaman pohon banyan. Pohon banyan merupakan pohon nasional India dengan akar yang kuat dan melambangkan umur panjang, ketangguhan, dan keabadian.
Presiden Prabowo dan para pemimpin dunia, berjalan menuju lokasi penanaman pohon. Kepala Negara mengambil sekop dan memindahkan tanah dari karung goni ke atas bibit pohon banyan.
Setelah itu, Presiden mengambil gembor untuk menyiram tanaman secukupnya. Aksi menyiram bibit pohon banyan, sebagai bagian dari rangkaian simbolis penanaman pohon bersama para pemimpin negara anggota BRICS.
Aksi pemimpin dunia menanam pohon banyan memberi pesan mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. Pohon banyan yang dapat tumbuh besar dan berumur panjang, menjadi simbol harapan atas pertumbuhan kerja sama yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kekuatan kolektif BRICS untuk memastikan komitmen bersama dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Inilah jenis kekuatan kolektif yang kita butuhkan," kata Presiden Prabowo.
"Kekuatan yang tidak berhenti di atas kertas, tetapi diterjemahkan menjadi peluang bagi masyarakat kita. Kekuatan yang memungkinkan Global South memiliki suara yang lebih besar dalam membentuk masa depannya sendiri,” ujar Presiden Prabowo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....