Indonesia-AS Perkuat Latihan Angkatan Udara di Manado

  • 12 Sep 2026 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Personel dan pesawat dari Airlift Wing Angkatan Udara Amerika Serikat (U.S. Air Force) ke-374 dan TNI Angkatan Udara (AU) menyelesaikan Latihan Cope West 2026 (CW26).
  • Pertama kali dilaksanakan pada 1989, CW26 merupakan pelaksanaan Cope West yang ke-13 kalinya di Indonesia.
  • Adapun Pacific Air Forces, melalui koordinasi dengan berbagai komponen, sekutu, dan mitra, menyediakan kemampuan udara, antariksa, dan siber bagi Komando Indo-Pasifik AS.

RRI.CO.ID, Manado - Personel dan pesawat dari Airlift Wing Angkatan Udara Amerika Serikat (U.S. Air Force) ke-374 dan TNI Angkatan Udara (AU) menyelesaikan Latihan Cope West 2026 (CW26). Yaitu, sebuah latihan kerja sama angkutan udara taktis antara kedua negara, dalam upacara penutupan di Pangkalan Udara Sam Ratulangi, Manado, Jumat, 11 September.

Pertama kali dilaksanakan pada 1989, CW26 merupakan pelaksanaan Cope West yang ke-13 kalinya di Indonesia. Personel Angkatan Udara AS berlatih bersama personel TNI-AU selama CW26 yang berlangsung pada 7–11 September.

Kedua angkatan udara melaksanakan berbagai latihan operasi udara taktis gabungan serta bertukar keahlian dalam berbagai bidang. Termasuk keamanan pangkalan, pemeliharaan operasional, kesehatan penerbangan, dan evakuasi medis melalui udara.

“Latihan Cope West memberikan kesempatan yang sangat baik bagi Angkatan Udara AS di Pasifik dan TNI-AU untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan untuk bekerja sama. Latihan ini sebagai bagian Kemitraan Strategis Komprehensif, turut berkontribusi pada terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang aman dan sejahtera melalui kerja sama keamanan saling menguntungkan,” kata Konsul Jenderal AS di Surabaya Chris Green dalam upacara penutupan CW26.

Pada kesempatan yang sama Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay mengharapkan, Cope West 2026 akan terus menjadi latihan gabungan yang berlanjut. “Hubungan yang baik harus terus dipelihara dan dikembangkan, kami tidak melihat Cope West 2026 semata-mata sebagai sebuah kegiatan yang berakhir hari ini,” ujarnya.

“Kami berharap hubungan dan komunikasi yang telah terjalin selama latihan ini dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk kerja sama lainnya.”

Adapun Pacific Air Forces, melalui koordinasi dengan berbagai komponen, sekutu, dan mitra, menyediakan kemampuan udara, antariksa, dan siber bagi Komando Indo-Pasifik AS. Ini dilakukan guna mendukung terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....