Super Garuda Shield 2026 Ditutup, Perkuat Kemitraan Pertahanan AS-Indonesia
- 12 Sep 2026 20:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Amerika Serikat (AS) dan Indonesia menandai berakhirnya Latihan Super Garuda Shield 2026.
- Latihan yang dipimpin Indonesia dan disponsori Komando Indo-Pasifik AS itu melibatkan sekitar 5.000 personel militer dari berbagai negara.
- Super Garuda Shield menunjukkan komitmen kedua negara dalam memperkuat keamanan kawasan Indo-Pasifik.
RRI.CO.ID, Baturaja - Amerika Serikat (AS) dan Indonesia menandai berakhirnya Latihan Super Garuda Shield 2026. Setelah rangkaian latihan militer gabungan dan multinasional selama dua pekan di sejumlah wilayah Indonesia.
Latihan yang dipimpin Indonesia dan disponsori Komando Indo-Pasifik AS itu melibatkan sekitar 5.000 personel militer dari berbagai negara. Kegiatan berlangsung di sejumlah lokasi, termasuk Bandung, Baturaja, Lampung, dan Kalimantan Utara.
Latihan mencakup latihan staf gabungan, latihan siber, bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana (HA/DR), operasi lintas udara, latihan perang hutan, serta operasi helikopter. Personel Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS juga berlatih bersama TNI Angkatan Laut.
Super Garuda Shield menunjukkan komitmen kedua negara dalam memperkuat keamanan kawasan Indo-Pasifik. Kata Kuasa Usaha Ad Interim AS untuk Indonesia Joy Sakurai dalam keterangan dikutip RRI, Sabtu, 12 September 2026.
“Saya bangga melihat kemitraan yang terus kita bangun semakin memperkuat keamanan kawasan. Dan, memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” ujar Sakurai menambahkan,
Selain latihan militer, Super Garuda Shield juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Di Baturaja dan Martapura, personel AS, Indonesia, serta negara mitra terlibat dalam Engineer Civic Action Project, termasuk memperbaiki infrastruktur sekolah setempat.
Wakil Komandan Komando Indo-Pasifik AS Letnan Jenderal Korps Marinir AS George Rowell turut mengunjungi Kalimantan. Kunjungannya itu untuk bertemu pimpinan senior TNI dan membahas peluang perluasan latihan.
“Militer Amerika Serikat sangat bangga menjadi mitra pertahanan terbesar Indonesia. Khususnya, dalam hal jumlah latihan dan kegiatan militer yang dilaksanakan setiap tahun,” kata Rowell.
Menurut Rowell, Super Garuda Shield menjadi bukti kemampuan negara-negara peserta untuk menghadapi tantangan dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan. “Latihan ini sekaligus memperkuat kesiapan, interoperabilitas, keamanan, dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik serta menjadi salah satu pilar utama kerja sama pertahanan Indonesia-AS,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....