Korps Marinir Amerika Serikat-Indonesia Rampungkan Pertukaran Peleton Tahunan

  • 29 Agt 2026 20:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Satu peleton Marinir Amerika Serikat dari Alpha Company telah merampungkan kegiatan pertukaran peleton tahunan dengan Korps Marinir Indonesia.
  • Para Marinir AS mengikuti serangkaian pertukaran keahlian dengan para pakar serta latihan praktik bersama satu peleton Marinir Indonesia dari Batalyon Infanteri 7, Brigade 4, pada 12–28 Agustus.
  • Pertukaran peleton ini memastikan kedua Korps Marinir tetap siap merespons krisis regional dan mempertahankan kepentingan bersama di kawasan Indo-Pasifik.

RRI.CO.ID, Lampung - Satu peleton Marinir Amerika Serikat dari Alpha Company telah merampungkan kegiatan pertukaran peleton tahunan dengan Korps Marinir Indonesia. Kegiatannya dilakukan dalam upacara penutupan yang digelar di pangkalan Batalyon Infanteri 7 Korps Marinir Indonesia di Lampung, Indonesia, Jumat, 28 Agustus 2026.

Para Marinir AS mengikuti serangkaian pertukaran keahlian dengan para pakar serta latihan praktik bersama satu peleton Marinir Indonesia dari Batalyon Infanteri 7, Brigade 4, pada 12–28 Agustus. Pertukaran tersebut ditutup dengan latihan simulasi misi menyeluruh, yang menerapkan keterampilan yang telah mereka kembangkan selama latihan.

“Ini merupakan kesempatan sangat baik bagi Marinir kami untuk belajar dari para ahli Korps Marinir Indonesia di lingkungan tempat mereka melatih kami untuk beroperasi. Sejak awal hingga akhir latihan, terlihat jelas adanya peningkatan kemampuan kami untuk berintegrasi dalam melaksanakan misi yang lebih besar dan lebih kompleks,” ujar Letnan Satu Abigail Gutierrez, komandan peleton Marinir AS.

Marinir dari kedua negara saling bertukar pengetahuan mengenai perawatan korban tempur taktis, pertempuran di hutan dan perkotaan, keahlian menembak, serta komunikasi. Termasuk, mempelajari metode satu sama lain, memadukan prosedur kedua pasukan, dan bergabung ke dalam regu multinasional untuk melaksanakan misi menyeluruh sebagai latihan puncak.

Rangkaian latihan misi menyeluruh tersebut berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, latihan mencakup operasi perang hutan, patroli tingkat regu, respons terhadap kontak dengan musuh, perawatan korban, serta pelacakan musuh di lingkungan hutan.

Hari kedua menampilkan skenario pertempuran di lingkungan perkotaan, regu-regu gabungan melaksanakan latihan penggerebekan sebuah bangunan. Dengan menerapkan prosedur terpadu untuk patroli perkotaan, pergerakan di area luar maupun dalam bangunan.

Keberhasilan latihan misi menyeluruh tersebut menegaskan kemampuan kedua peleton dalam mengintegrasikan prosedur operasional pasukan multinasional. Proses pertukaran pengetahuan dan upaya mencapai tujuan bersama juga memperkuat rasa saling menghormati di antara personel kedua negara.

“Menjalin persahabatan dengan Marinir Indonesia terasa mudah karena sejak hari pertama mereka sangat ramah dan murah hati. Hubungan yang kami bangun di sini merupakan hasil langsung dari pertukaran yang telah dilakukan oleh kedua pasukan selama bertahun-tahun,” ujar Kopral Dua Dominik Kowalski, pemimpin tim senapan mesin.

“Sejujurnya, di luar segala kegiatan latihan, sungguh menyenangkan bisa saling berbagi cerita, mempelajari budaya masing-masing. Dan menjalin persahabatan yang tulus dengan para Marinir Indonesia.”

Melalui validasi kemampuan operasional gabungan dan membangun hubungan personal yang erat. Pertukaran peleton ini memastikan kedua Korps Marinir tetap siap merespons krisis regional dan mempertahankan kepentingan bersama di kawasan Indo-Pasifik.

Seiring kedua pasukan mempersiapkan diri untuk latihan Super Garuda Shield 2026, mereka membawa fondasi kesiapan taktis yang lebih baik dan rasa saling menghormati. Serta kemitraan yang semakin erat dan mampu menghadapi berbagai tantangan operasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....