Dubes Arab Saudi Pastikan Negaranya Aman dan Stabil di Tengah Serangan Houthi
- 12 Sep 2026 20:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia menegaskan bahwa kondisi Kerajaan Arab Saudi tetap aman dan stabil meskipun menghadapi serangan dari kelompok Houthi Yaman.
- Arab Saudi memiliki hak yang sah secara internasional untuk mempertahankan wilayah dan kedaulatannya sebagai respon atas serangan-serangan yang dilakukan kelompok Houthi.
- Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan dengan para pemimpin redaksi nasional di Kantor Duta Besar Arab Saudi, Jakarta, pada Jumat 11 September 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, memastikan kondisi negaranya tetap aman dan stabil di tengah serangan kelompok Houthi dari Yaman. Faisal mengatakan pemerintah Arab Saudi memiliki hak yang sah untuk mempertahankan wilayah dan kedaulatannya,
“Kami ingin menegaskan bahwa Kerajaan Arab Saudi, alhamdulillah aman dan stabil. Berkaitan dengan serangan-serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi, pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan haknya yang sah untuk mempertahankan teritorialnya dan juga kedaulatannya,” ujar Dubes Faisal memberikan keterangan pers usai pertemuan dengan para pemimpin redaksi nasional, Jumat, 11 September 2026 di Kedubes Arab Saudi, Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Houthi dilaporkan melancarkan serangan menggunakan drone dan rudal ke sejumlah wilayah Arab Saudi. Serangan tersebut menyasar sejumlah fasilitas minyak dan menimbulkan puluhan korban luka.
Berdasarkan laporan The Guardian, serangan Houthi menyasar empat kota di Arab Saudi, termasuk Khamis Mushait, Abha, Najran, dan Jizan. Otoritas Arab Saudi menyebut 73 orang terluka, termasuk perempuan dan anak-anak.
Faisal menilai serangan Houthi tidak hanya mengancam Arab Saudi. Tetapi juga berpotensi berdampak terhadap keamanan kawasan dan masyarakat internasional, termasuk Indonesia.
Ia juga menyoroti dugaan kerja sama Houthi dengan kelompok bersenjata lain, termasuk Al-Shabaab. Menurut Faisal, keterlibatan kelompok-kelompok tersebut dapat memperluas konflik dan mengancam stabilitas keamanan perairan di kawasan Timur Tengah.
Faisal menegaskan Arab Saudi tetap akan mempertahankan wilayahnya dari serangan Houthi maupun kelompok lainnya. “Kami di Arab Saudi tentu menolak tindakan-tindakan tersebut dan kami tetap menjaga hak yang sah untuk menjaga ataupun mempertahankan teritorial kami,” katanya menekankan.
Di sisi lain, Faisal menegaskan Arab Saudi sejak awal berkomitmen menjaga stabilitas dan keamanan Yaman. Pemerintah Arab Saudi, kata dia, juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan dan bantuan lainnya kepada Yaman.
“Kerajaan Arab Saudi juga memberikan bantuan kepada Republik Yaman ini dalam bentuk kemanusiaan ataupun bantuan-bantuan lainnya yang dilakukan melalui KS Relief. Yaitu King Salman Relief yang jumlahnya hampir mendekati USD30 miliar,” ucap Dubes Faisal menambahkan.
Adapun, Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional menuduh kelompok Houthi melakukan serangan artileri yang menewaskan tiga anak. Sementara Arab Saudi menuding kelompok yang didukung Iran tersebut terus menyerang infrastruktur di wilayahnya, dilansir Al Jazeera.
Kelompok Houthi sebelumnya menyatakan akan melakukan serangan balasan atas apa yang mereka klaim sebagai 54 serangan udara Arab Saudi dalam waktu 12 jam. Eskalasi ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan regional yang dipicu perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....