Eskalasi di Yaman, Indonesia Serukan Seluruh Pihak Hentikan Siklus Serangan
- 12 Sep 2026 17:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia menyerukan seluruh pihak yang terlibat dalam konflik di Yaman dan kawasan sekitarnya, untuk menghentikan siklus serangan dan serangan balasan.
- Indonesia menyerukan agar kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara di kawasan tetap dihormati.
- Kelompok Houthi sebelumnya menyatakan akan melakukan serangan balasan atas apa yang mereka klaim sebagai 54 serangan udara Arab Saudi dalam waktu 12 jam.
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia menyerukan seluruh pihak dalam konflik Yaman menghentikan siklus serangan dan serangan balasan. Indonesia juga meminta seluruh pihak menahan diri semaksimal mungkin.
Seruan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya konflik di Yaman dan kawasan sekitarnya. Kondisi itu mencakup serangan lintas batas kelompok Houthi ke sejumlah wilayah Arab Saudi pada 8 September 2026.
Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan korban dari kalangan warga sipil. Serangan juga mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur sipil dan ekonomi.
“Semua pihak harus mematuhi kewajiban berdasarkan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional. Kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara kawasan juga harus dihormati,” tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri RI dalam unggahan di akun X, seperti dikutip Sabtu, 12 September 2026.
Indonesia menyerukan agar kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara kawasan tetap dihormati. Perlindungan terhadap warga sipil dan objek sipil juga harus menjadi perhatian seluruh pihak.
“Indonesia kembali menegaskan perlunya semua pihak memprioritaskan dialog dan diplomasi. Semua pihak perlu kembali ke proses politik yang inklusif,” tulis unggahan Kemlu RI, lagi.
Proses politik tersebut diharapkan dipimpin dan dimiliki rakyat Yaman untuk mencapai penyelesaian komprehensif. Penyelesaian tersebut harus berkelanjutan dengan tetap menjunjung persatuan dan kedaulatan Yaman.
Pemerintah Yaman yang diakui internasional menuduh kelompok Houthi melakukan serangan artileri yang menewaskan tiga anak. Sementara itu, Arab Saudi menuding Houthi terus menyerang infrastruktur di wilayahnya, dilansir Al Jazeera.
Kelompok Houthi sebelumnya menyatakan akan melakukan serangan balasan atas serangan udara Arab Saudi. Houthi mengklaim terdapat 54 serangan udara Arab Saudi dalam waktu 12 jam.
Eskalasi tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan regional. Kondisi itu dipicu perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....