Trump Sebut Negosiasi dengan Iran Bisa Dilanjutkan Lagi

  • 21 Agt 2026 13:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Trump menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran untuk menghentikan permusuhan dapat dilanjutkan pada masa depan yang tidak ditentukan.
  • Trump menilai situasi terkait Iran saat ini 'sangat baik' meskipun masih ada ketegangan di antara kedua negara.
  • Pernyataan ini disampaikan Trump pada Rabu, 19 Agustus 2026 ketika menjawab pertanyaan wartawan mengenai kondisi terkini konflik dengan Iran.

RRI.CO.ID, Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan negosiasi dengan Iran untuk menghentikan permusuhan dapat dilanjutkan “mungkin suatu saat nanti”. Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Rabu, 19 Agustus 2026 ketika mengatakan situasi terkait Iran saat ini “sangat baik”.

“Untuk saat ini, saya pikir situasinya sangat baik,” kata Trump kepada wartawan ketika ditanya mengenai perang Iran. Ia menambahkan bahwa pembicaraan dapat dilanjutkan “mungkin suatu saat nanti”.

Melansir dari Anadolu, Trump kembali menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz. Menurutnya, pembicaraan dengan Iran masih mungkin dilanjutkan pada masa mendatang meskipun hubungan kedua negara masih diwarnai ketegangan.

Trump juga mengklaim AS menguasai Selat Hormuz, meski ia mengakui Iran masih dapat melakukan gangguan melalui serangan drone sesekali. Iran dan AS sebelumnya menandatangani nota kesepahaman pada Juni yang bertujuan mengakhiri perang dan membuka jalan menuju perjanjian lebih luas.

Namun, kesepakatan tersebut kemudian gagal berjalan sesuai rencana setelah kedua pihak saling menuduh melakukan pelanggaran dan permusuhan kembali meningkat. Upaya diplomatik setelahnya juga belum menghasilkan terobosan berarti.

“Kami menguasai, memiliki kendali penuh atas Selat (Hormuz). Maksud saya, selain gangguan kecil, dan memang ada gangguan ketika mereka sesekali menembakkan drone,” kata Trump.

Salah satu persoalan utama adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara negosiasi menuju kesepakatan yang lebih luas juga belum kembali berjalan. Trump kemudian mengatakan AS dapat menjatuhkan sanksi yang sangat keras terhadap Iran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....