Indonesia dan Negara Bagian Illinois Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Inovasi

  • 12 Agt 2026 16:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia dan Negara Bagian Illinois, Amerika Serikat (AS) menandatangani Statement of Mutual Cooperation atau Pernyataan Kemitraan (SMC).
  • Kemitraan ini membuka jalur kerja sama langsung antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Negara Bagian Illinois.
  • Indonesia juga mendorong agar SMC segera diwujudkan melalui proyek konkret.

RRI.CO.ID, Chicago – Indonesia dan Negara Bagian Illinois, Amerika Serikat (AS), memperkuat kerja sama terutama di bidang ekonomi dan inovasi. Ini ditandai dengan penandatanganan pernyataan kemitraan bersama (statement of mutual cooperation/SMC) yang berlangsung di Chicago, Illinois, AS.

Pihak Indonesia diwakili oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Grata Endah Werdaningtyas. Sedangkan pihak AS diwakili Gubernur Illinois, J.B. Pritzker.

Duta Besar RI untuk AS, Indroyono Soesilo dan Konsul Jenderal RI Chicago, Trisari Dyah Paramita, juga menyaksikan penandatanganan tersebut. Demikian pula pejabat pemerintah lainnya serta perwakilan diaspora Indonesia di AS.

Kemitraan ini membuka jalur kerja sama langsung antara Indonesia dan Illinois. Negara bagian tersebut dikenal sebagai salah satu basis industri, riset, pendidikan, dan inovasi terkuat di AS.

“Kesepakatan ini merupakan langkah penting untuk melengkapi diplomasi Pemerintah Indonesia di tingkat federal,” ujarnya, Rabu 12 Agustus 2026. “Ini dilakukan melalui penguatan kemitraan langsung dengan pemerintah negara bagian.”

Grata berharap kerja sama ini segera diwujudkan dalam berbagai proyek yang memberikan manfaat nyata bagi kedua pihak. Menurut dia, kedua pihak akan mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga riset, dan perguruan tinggi.

Terutama di bidang perdagangan dan investasi, manufaktur, pertanian, inovasi dan teknologi, riset dan pengembangan, serta sumber daya manusia. Indonesia juga mendorong agar kesepakatan ini segera diimplementasikan melalui proyek yang konkret.

Antara lain melalui kemitraan industri, riset bersama, pertukaran tenaga ahli, dan pengembangan talenta. Demkian pula dengan kolaborasi antara lembaga riset dan universitas dengan sektor industri.

Duta Besar Indroyono menambahkan dalam waktu dekat akan dijajakki sejumlah kerja sama untuk menindaklanjuti kesepakatan tersebut. Misalnya antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Northwestern University, dan Northern Illinois University di bidang energi bersih.

“Kami juga akan mendorong penjajakan kerja sama pemrosesan mineral kritis dan logam tanah jarang,” ujarnya. “Ini dilakukan bersama pihak Argonne National Laboratory.”

Gubernur Illinois, J.B. Pritzker, menyambut baik kemitraan dengan Indonesia tersebut. “Bersama-sama kita menciptakan kemakmuran dan pertumbuhan ekonomi, melalui perluasan kerjasama perdagangan, investasi, dan sumber daya manusia,” ujarnya..

Kesepakatan tersebut juga menjadi kerja sama formal pertama antara Pemerintah Indonesia dengan salah satu negara bagian di AS. Diharapkan ini menjadi model pengembangan kerja sama Indonesia dengan negara-negara bagian AS lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....