Marcos: Filipina Pimpin ASEAN Terjemahkan Visi 2045 ke Aksi Nyata

  • 08 Agt 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Filipina sebagai Ketua ASEAN 2026 telah memimpin kawasan dengan kejelasan, keteguhan, dan tujuan yang jelas melalui tema “Navigating Our Future Together”.
  • Pada KTT ASEAN ke-48 di Cebu dan berbagai persiapan sebelumnya, ASEAN bergerak cepat dengan memusatkan respons bersama pada tiga prioritas.
  • Dengan hampir 700 juta penduduk dan sebagai ekonomi terbesar kelima di dunia, ASEAN memiliki potensi besar untuk menjadi pusat perdagangan, investasi, inovasi, dan kemitraan jangka panjang.

RRI.CO.ID, Jakarta - Filipina sebagai Ketua ASEAN 2026 telah memimpin kawasan dengan kejelasan, keteguhan, dan tujuan yang jelas melalui tema “Navigating Our Future Together”. Kata Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. dalam pesan video khusus yang disampaikan pada peringatan Hari ASEAN ke-59, Sabtu, 8 Agustus 2026 di Markas Besar, Jakarta.

“Sebagai Ketua ASEAN, Filipina telah memimpin kawasan dengan kejelasan, keteguhan, dan tujuan yang jelas melalui tema ‘Navigating Our Future Together’. Menerjemahkan ASEAN Community Vision 2045 ke dalam tindakan nyata,” ujar Marcos menambahkan.

Ia mengatakan ASEAN menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik di luar kawasan. Kemudian, perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi, ketegangan geopolitik, hingga perkembangan kecerdasan buatan yang berlangsung pesat.

Marcos mencontohkan situasi di Timur Tengah yang menunjukkan bahwa sebuah krisis dapat berdampak terhadap stabilitas, perekonomian, dan masyarakat jauh dari lokasi konflik. Karena itu, ASEAN perlu memperkuat kerja sama untuk menghadapi dampak krisis.

Pada KTT ASEAN ke-48 di Cebu dan berbagai persiapan sebelumnya, kata Marcos, ASEAN bergerak cepat dengan memusatkan respons bersama pada tiga prioritas. Yakni, ketahanan energi, ketahanan pangan, dan keselamatan warga negara ASEAN di tengah situasi di Timur Tengah.

“Prioritas-prioritas ini mencerminkan komitmen ASEAN terhadap kerja sama yang melindungi kehidupan, dan meningkatkan penghidupan. Serta menjaga perdamaian, kemakmuran, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Marcos menegaskan pengalaman menghadapi berbagai krisis menunjukkan pentingnya sentralitas ASEAN. Melalui mekanisme yang dipimpin ASEAN, kawasan dapat menyediakan ruang bagi dialog, pembangunan kepercayaan, hingga hukum internasional.

“Melalui konsultasi, saling menghormati, dan kepatuhan terhadap hukum internasional, kita memajukan kerja sama dan tujuan bersama. Hari ini, ASEAN juga berdiri sebagai kawasan yang tangguh, dinamis, dan penuh peluang,” kata Presiden Filipina.

Sementara, dengan hampir 700 juta penduduk dan sebagai ekonomi terbesar kelima di dunia. ASEAN memiliki potensi besar untuk menjadi pusat perdagangan, investasi, inovasi, dan kemitraan jangka panjang.

“Namun, kekuatan terbesar kita tidak hanya terletak pada besarnya pasar kita, kekuatan itu terletak pada talenta masyarakat kita, kreativitas para inovator, kerja keras komunitas kita. Serta tekad bersama negara-negara kita untuk membangun ASEAN yang lebih terhubung, inklusif, tangguh, dan siap menghadapi masa depan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....