Bertemu Rubio, Lavrov Tegaskan Rusia Siap Tempuh Jalur Diplomatik di Ukraina
- 24 Jul 2026 22:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- AS tidak mengungkapkan detail mengenai usulan penyelesaian konflik maupun pembahasan isu-isu bilateral lainnya.
- Rusia menegaskan kembali kesiapannya untuk mencapai penyelesaian politik dan diplomatik atas konflik di Ukraina.
- Rusia menekankan pasokan senjata yang terus berlanjut kepada pemerintah Ukraina tidak dapat diterima.
RRI.CO.ID, Manila - Rusia menegaskan kembali kesiapannya untuk mencapai penyelesaian politik dan diplomatik atas konflik di Ukraina. Kata Menlu Sergey Lavrov saat bertemu Menlu Amerika Serikat (AS) Marco Rubio, di sela-sela Pertemuan Para Menlu ASEAN (AMM) di Manila, Kamis, 23 Juli 2026.
"Sergey Lavrov kembali menegaskan kesiapan Rusia untuk mencapai penyelesaian politik dan diplomatik atas konflik di Ukraina. Serta komitmennya terhadap usulan-usulan yang diajukan AS pada pertemuan antara Presiden Putin dan Presiden Trump di Anchorage," demikian pernyataan Kemlu Rusia dikutip Jumat, 24 Juli 2026.
Lavrov juga menyampaikan kepada Rubio mengenai apa yang disebut Rusia sebagai kondisi sebenarnya di garis kontak dalam konflik Ukraina. Ia menegaskan pasokan senjata yang terus berlanjut kepada pemerintah Ukraina tidak dapat diterima.
Ia turut mengkritik negara-negara Eropa yang dinilainya masih berupaya mendorong "kekalahan strategis" bagi Rusia. Selain kedua menteri turut bertukar pandangan mengenai sejumlah persoalan regional dan global.
Termasuk, perkembangan situasi di kawasan Teluk Persia. Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah aspek hubungan bilateral Rusia dan AS.
Kemlu Rusia menyatakan Lavrov dan Rubio menyambut baik dimulainya kembali kontak berskala penuh antara badan antariksa Rusia, Roscosmos dan badan antariksa AS, NASA. Keduanya juga mendukung pemulihan pertukaran antarparlemen serta hubungan kebudayaan antara kedua negara.
Pembahasan turut mencakup upaya normalisasi kondisi bagi penyelenggaraan fungsi misi diplomatik Rusia dan AS. Kedua pihak juga sepakat untuk terus menjaga komunikasi antara kemlu masing-masing, termasuk dalam kerangka kerja sama di berbagai organisasi internasional.
Sementara, pernyataan resmi Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigott memberikan gambaran yang jauh lebih singkat mengenai hasil pertemuan tersebut. Washington menyatakan Rubio bertemu dengan Lavrov di sela-sela AMM ke-59 untuk membahas hubungan AS-Rusia dan perlunya mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina.
AS tidak mengungkapkan detail mengenai usulan penyelesaian konflik maupun pembahasan isu-isu bilateral lainnya. Kedua pernyataan sama-sama menunjukkan dialog antara Moskwa dan Washington mengenai perang di Ukraina masih terus berlangsung di tengah forum diplomatik ASEAN.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....