Sekjen Kao Optimistis 2026 ASEAN-Tiongkok Rampungkan Negosiasi CoC
- 30 Jul 2026 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn optimistis ASEAN dan Tiongkok dapat menuntaskan perundingan Kode Etik Laut Cina Selatan (LCS) pada 2026.
- Menurut Kao, ASEAN dan Tiongkok kini menggelar pertemuan rutin setiap bulan untuk memantau perkembangan negosiasi.
- Kao menjelaskan, komitmen menyelesaikan negosiasi CoC sebenarnya telah disepakati pada 2023 ketika Indonesia menjabat sebagai Ketua ASEAN.
RRI.CO.ID, Manila - Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn optimistis ASEAN dan Tiongkok dapat menuntaskan perundingan Kode Etik Laut Cina Selatan (LCS) pada 2026. Optimisme tersebut didasarkan pada meningkatnya intensitas perundingan, komitmen politik kedua pihak, serta semangat kerja sama yang terus diperkuat.
Menurut Kao, ASEAN dan Tiongkok kini menggelar pertemuan rutin setiap bulan untuk memantau perkembangan negosiasi. Sekaligus mempersempit berbagai perbedaan yang masih menghambat penyelesaian CoC LCS.
"Kami terus berupaya mempersempit berbagai perbedaan yang masih ada. Selama ASEAN dan Tiongkok terus bertemu secara rutin setiap bulan serta memantau kemajuan, kami yakin kesenjangan dalam perundingan dapat dikurangi," ujar Kao dalam sesi tatap muka dengan para jurnalis di sela-sela penyelenggaraan ASEAN Media Forum (AMF) ke-10, Rabu, 29 Juli 2026 di Manila, Filipina.
Ia menjelaskan, komitmen menyelesaikan negosiasi CoC sebenarnya telah disepakati pada 2023 ketika Indonesia menjabat sebagai Ketua ASEAN. Komitmen tersebut, terus ditegaskan kembali dalam berbagai pertemuan hingga akhirnya kedua pihak sepakat meningkatkan intensitas negosiasi sejak Januari 2026.
Kao mengatakan peningkatan intensitas tersebut terlihat dari frekuensi pertemuan yang kini berlangsung setiap bulan. Selain itu, para pejabat perunding juga diberikan waktu lebih banyak untuk membahas substansi perundingan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Saya berharap perundingan dapat diselesaikan tahun ini, saya percaya momentumnya sudah ada, komitmennya juga ada, demikian pula semangat kerja samanya. Saya berharap pekerjaan ini dapat dirampungkan tahun ini," ujar Kao menekankan.
Kao menambahkan, kerja sama ASEAN dan Tiongkok dalam mengelola isu Laut China Selatan bukanlah hal baru. Pada 2002, kedua pihak menandatangani Deklarasi Perilaku Para Pihak di LCS (DOC) yang menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan dan menjaga stabilitas kawasan.
“Kita sudah memiliki pengalaman dan komitmen dalam membangun kerja sama ini, saya berharap ASEAN-Tiongkok dapat memanfaatkan setiap peluang untuk menyelesaikan CoC. Yakni, yang bersifat substantif dan efektif, berdasarkan komitmen yang telah dibuat serta semangat kerja sama antara kedua pihak,” ujar Sekjen ASEAN menambahkan.
Ia turut menyoroti kedua pihak saat ini memiliki 65 mekanisme kerja sama di berbagai bidang, jumlah terbanyak dibandingkan hubungan ASEAN dengan mitra eksternal lainnya. Sehingga, menjadi landasan yang kokoh untuk mendorong tercapainya kesepakatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....