Gempa Berpotensi Tsunami Landa Jepang, Kemlu Infokan Kondisi WNI Aman

  • 28 Jul 2026 20:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemlu RI memastikan hingga saat ini belum ada WNI menjadi korban maupun terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1, Jepang, Selasa, 28 Juli 2026.
  • Heni menjelaskan, KBRI Tokyo segera menghubungi simpul-simpul komunitas WNI yang berada di wilayah Kumamoto dan Kyushu untuk memastikan kondisi para WNI.
  • Selain melakukan pendataan, KBRI Tokyo juga mengimbau seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak maupun wilayah akreditasinya agar tetap tenang.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kemlu RI memastikan hingga saat ini belum ada WNI menjadi korban maupun terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1, Jepang, Selasa, 28 Juli 2026. Gempa tepatnya terjadi di wilayah Kumamoto, Pulau Kyushu.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, gempa tersebut diikuti beberapa gempa susulan dan sempat memicu peringatan tsunami. Namun, peringatan tersebut kini telah dicabut oleh otoritas Jepang.

“Kemlu RI melalui KBRI Tokyo terus memantau perkembangan situasi pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 SR. Yang terjadi pada hari Selasa, 28 Juli 2026 di wilayah Kumamoto, Jepang, tepatnya di Pulau Kyushu,” kata Heni dalam keterangan tertulis, Selasa, 28 Juli 2026 sore.

Heni menjelaskan, KBRI Tokyo segera menghubungi simpul-simpul komunitas WNI yang berada di wilayah Kumamoto dan Kyushu untuk memastikan kondisi para WNI. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan terhadap WNI di wilayah akreditasi KBRI Tokyo.

“KBRI Tokyo telah menghubungi simpul komunitas WNI yang berada di wilayah Kumamoto dan Kyushu. Sejauh ini, belum terdapat laporan terkait WNI yang terdampak gempa di kedua wilayah tersebut, seluruhnya dilaporkan dalam kondisi aman,” ujar Heni menambahkan.

Selain melakukan pendataan, KBRI Tokyo juga mengimbau seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak maupun wilayah akreditasinya agar tetap tenang. Kemudian, meningkatkan kewaspadaan, dan terus mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan Japan Meteorological Agency (JMA) mengenai perkembangan situasi pascagempa.

Kemlu menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan melalui KBRI Tokyo. Sekaligus berkoordinasi dengan otoritas Jepang serta jaringan komunitas WNI di Kumamoto dan Kyushu.

“Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419. Atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di +62 812-9007-0027,” ujarnya memaparkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....