Indonesia Komit Dukung Penguatan SDM dan Institusi Palestina

  • 24 Jul 2026 12:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia menegaskan kembali komitmen untuk terus mendukung Palestina melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan institusi Palestina.
  • Adapun pertemuan merupakan agenda Pertemuan Tingkat Menteri ke-5 Konferensi Kerja Sama Negara-Negara Asia Timur untuk Pembangunan Palestina (CEAPAD V).
  • Di bidang pendidikan, Indonesia pada tahun ini kembali memberikan beasiswa bagi mahasiswa kedokteran Palestina.

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia menegaskan kembali komitmen untuk terus mendukung Palestina melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan institusi Palestina. Komitmen itu disampaikan Menlu RI, Sugiono dalam pertemuan membahas mengenai Palestina, Rabu, 22 Juli 2026, di sela-sela rangkaian pertemuan Menlu ASEAN di Manila, Filipina.

Adapun pertemuan merupakan agenda Pertemuan Tingkat Menteri ke-5 Konferensi Kerja Sama Negara-Negara Asia Timur untuk Pembangunan Palestina (CEAPAD V). “Mewujudkan negara Palestina yang merdeka memerlukan dukungan yang berkelanjutan dari seluruh komunitas internasional,” kata Menlu RI dikutip dari laman Kemlu RI, Jumat, 24 Juli 2026.

Lebih lanjut disampaikan bahwa CEAPAD memberikan landasan untuk mewujudkan solidaritas negara-negara menjadi aksi konkret melalui kemitraan. Utamanya, untuk memperkuat institusi Palestina dan sumber daya manusianya.

Sejalan dengan CEAPAD IV Kuala Lumpur Action Plan yang disepakati pada 2025, Indonesia terus memberikan dukungan melalui berbagai program peningkatan kapasitas. “Seperti, di bidang pendidikan, kesehatan, penguatan kelembagaan, reformasi sektor hukum dan keamanan, serta pertanian,” katanya.

Di bidang pendidikan, Indonesia pada tahun ini kembali memberikan beasiswa bagi mahasiswa kedokteran Palestina. Serta meluncurkan inisiatif kerja sama trilateral baru bersama Australia, untuk mendorong dialog di bidang pendidikan dan penegakan hukum.

Sementara pada sektor pertanian, Indonesia akan melanjutkan kerja sama trilateral pengembangan kapasitas dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Kerja sama ini berfokus pada manajemen budidaya alpukat di Palestina.

“Di tengah upaya membangun kapasitas dan institusi Palestina, perhatian masyarakat internasional terhadap krisis kemanusiaan di Gaza tidak boleh surut. Indonesia akan terus berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan kemanusiaan yang mendesak melalui berbagai organisasi internasional,” ujar Menlu Sugiono menegaskan.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Indonesia pada tahun ini akan menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat di Gaza senilai USD2 juta. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui kemitraan dengan International Committee of the Red Cross (ICRC).

“Pentingnya CEAPAD untuk memperkuat sinergi dengan berbagai mitra regional dan internasional. Guna memastikan setiap inisiatif saling melengkapi, lebih efektif, dan menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina,” kata Menlu RI menekankan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....