Indonesia Gencarkan Misi Pemasaran MICE ke Tiongkok Selatan

  • 17 Jul 2026 13:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Pariwisata RI dan KJRI Guangzhou menggelar Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) Sales Mission di kota Shenzhen dan Zhuhai.
  • Adapun misi pemasaran dari Kemenpar RI tersebut mempertemukan enam seller dari Indonesia dengan sekitar 80 perusahaan mitra setempat.
  • Pada 2026 Indonesia menargetkan kunjungan wisatawan MICE asal Tiongkok mencapai 345.200 orang.

RRI.CO.ID, Guangzhou - Kementerian Pariwisata RI dan KJRI Guangzhou menggelar Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) Sales Mission di kota Shenzhen dan Zhuhai. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026 ini bertujuan mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan bisnis dari Tiongkok.

Adapun misi pemasaran dari Kemenpar RI tersebut mempertemukan enam seller dari Indonesia dengan sekitar 80 perusahaan mitra setempat. Selain, juga berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan industri pariwisata Indonesia secara langsung dengan pasar industri MICE Tiongkok.

“Pemilihan Shenzhen dan Zhuhai sebagai lokasi pelaksanaan didasarkan pada potensi ekonomi yang sangat besar di wilayah Tiongkok Selatan. Yang secara nasional berkontribusi sekitar 30 persen dari total nilai hubungan perdagangan dan investasi Tiongkok ke Indonesia,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Konjen RI di Guangzhou dikutip dari laman Kemlu RI, Jumat, 17 Juli 2026.

Berdasarkan data bahwa konektivitas udara antara Indonesia dan Tiongkok bagian selatan saat ini semakin mapan dengan tercatatnya 59 jadwal penerbangan per minggu. Di antaranya, menggunakan maskapai China Southern, Garuda Indonesia, TransNusa, dan Spring Air.

Jaringan transportasi udara ini menghubungkan langsung wilayah Shenzhen dan Zhuhai (melalui Guangzhou) dengan berbagai kota besar di Indonesia. Sehingga, memudahkan mobilisasi para delegasi bisnis.

Pada 2026 Indonesia menargetkan kunjungan wisatawan MICE asal Tiongkok mencapai 345.200 orang. Target besar ini didukung oleh kesiapan domestik menjadi tuan rumah bagi 150 event MICE internasional.

Pelaksanaan promosi di kedua kota ini terbukti sangat produktif dengan menghasilkan potensi wisatawan sebanyak 27.250 pengunjung, total potensi transaksi sebesar Rp89,3 miliar. Serta, perkiraan rata-rata pengeluaran mencapai USD1.213.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....