RI-Turkmenistan Perkuat Kerja Sama Politik, Energi, hingga Pendidikan
- 16 Jul 2026 18:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia dan Turkmenistan sepakat memperkuat hubungan bilateral di berbagai bidang.
- Komitmen tersebut mengemuka dalam Pertemuan Perdana Konsultasi Politik Tingkat Pejabat Senior, Selasa, 14 Juli 2026 di Jakarta.
- Indonesia juga menyambut baik keinginan Turkmenistan untuk memperkuat keterlibatannya dengan ASEAN dan mendorong aksesi ke Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC).
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia dan Turkmenistan sepakat memperkuat hubungan bilateral di berbagai bidang. Komitmen tersebut mengemuka dalam Pertemuan Perdana Konsultasi Politik Tingkat Pejabat Senior, Selasa, 14 Juli 2026 di Jakarta.
Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI Santo Darmosumarto. Sedangkan delegasi Turkmenistan dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri Turkmenistan Ahmet Gurbanov.
Kemitraan Indonesia-Turkmenistan perlu menjadi bagian dari penguatan Kerja Sama Selatan-Selatan di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Kata Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Santo Darmosumarto dikutip dari laman Kemlu RI, Kamis, 16 Juli 2026.
"Indonesia meyakini di tengah tatanan global yang semakin terfragmentasi saat ini, Semangat Bandung perlu berkembang melampaui simbolisme sejarah menjadi kerangka kerja yang nyata. Utamanya, bagi Kerja Sama Selatan-Selatan, sejalan dengan politik luar negeri Bebas Aktif Indonesia dan kebijakan netralitas permanen Turkmenistan,” ujar Dirjen Santo menekankan.
“Khususnya, dalam memperkuat perdamaian, pembangunan berkelanjutan, solidaritas kemanusiaan, serta mewujudkan tatanan global yang lebih inklusif.”
Pertemuan itu menjadi mekanisme baru untuk memperkuat hubungan kedua negara, serta kedua pihak meninjau pelaksanaan berbagai kesepakatan bilateral. Sekaligus mendorong penyelesaian sejumlah instrumen hukum.
Antara lain pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, kerja sama antarlembaga kejaksaan, pemberantasan pencucian uang dan pendanaan terorisme. Serta, kerja sama kepemudaan dan olahraga.
Di sektor ekonomi Indonesia dan Turkmenistan sepakat memperdalam kolaborasi di sektor energi melalui pembangunan infrastruktur, alih teknologi, peningkatan kapasitas, dan kemitraan bisnis. Kedua negara juga mendorong peningkatan hubungan antarpelaku usaha, termasuk melalui partisipasi pada Trade Expo Indonesia 2026, Oil and Gas of Turkmenistan (OGT) International Conference and Exhibition, dan Turkmenistan Investment Forum (TIF).
Di bidang pendidikan dan sosial budaya, kedua negara sepakat memperluas kemitraan antarperguruan tinggi, program beasiswa, dan pertukaran akademik. Kemudian, riset bersama, serta promosi pariwisata untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.
Indonesia juga menyambut baik keinginan Turkmenistan untuk memperkuat keterlibatannya dengan ASEAN dan mendorong aksesi ke Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC). Sebaliknya, Turkmenistan menyatakan minat untuk meningkatkan interaksi antara ASEAN dan negara-negara Asia Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....