Tiongkok Akui Negosiasi Kode Etik Laut Cina Selatan dengan ASEAN Tidak Mudah

  • 16 Jul 2026 12:22 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tiongkok mengakui negosiasi Code of Conduct atau Kode Etik (CoC) Laut Cina Selatan (LCS) yang tengah berlangsung dengan ASEAN merupakan hal yang tidak mudah.
  • Terkait berbagai isu rumit yang masih menjadi kendala dalam negosiasi, memerlukan konsultasi lebih lanjut dan pendekatan pragmatis.
  • Proses negosiasi yang berlangsung itu dilakukan melalui dual-track approach atau pendekatan dua jalur.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tiongkok mengakui negosiasi Code of Conduct atau Kode Etik (CoC) Laut Cina Selatan (LCS) yang tengah berlangsung dengan ASEAN merupakan hal yang tidak mudah. Meski demikian, Tiongkok memastikan target penyelesaian negosiasi CoC LCS pada tahun ini bersama ASEAN tetap menjadi komitmen bersama.

“Saya pikir kami tetap berkomitmen terhadap target (selesai pada 2026-red) tersebut, namun, seperti yang Anda ketahui, negosiasi semacam ini tidaklah mudah. Ya, masih ada beberapa isu yang sulit diselesaikan, sejauh ini kami telah menyelesaikan hal-hal yang relatif lebih mudah,” kata Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Wang Qing dalam pertemuan dengan media dan think tank memperingati 105 tahun Partai Komunis Cina (CPC), Rabu, 15 Juli 2026, di Jakarta.

Wang mengungkapkan, terkait berbagai isu rumit yang masih menjadi kendala dalam negosiasi, memerlukan konsultasi lebih lanjut dan pendekatan pragmatis. Wang menyebut, bagi Tiongkok penting melihat CoC tidak dimaksudkan tidak hanya untuk menyelesaikan sengketa.

“CoC bertujuan membantu menemukan cara untuk menangani sengketa secara tepat sehingga sengketa tersebut tetap dapat dikendalikan. Jika kita melihat gambaran besar hubungan Tiongkok-ASEAN, sengketa di LCS hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan hubungan tersebut,” ujarnya menjelaskan.

Wang mengharapkan dengan adanya CoC maka Tiongkok dan ASEAN dapat mengelola sengketa di LCS dengan lebih baik. “Sehingga isu ini tidak menjadi penghambat bagi hubungan Tiongkok-ASEAN secara keseluruhan,” ucap Dubes Wang.

Di saat yang bersamaan Wang memastikan Tiongkok berkomitmen untuk menyelesaian negosiasi CoC LCS bersama ASEAN pada tahun ini. Menurutnya, kedua pihak sepakat untuk mempercepat proses perundingan dengan pertemuan di setiap bulannya.

“Kini negosiasi dilakukan setiap bulan, tujuannya adalah memperkecil perbedaan dan kesenjangan pandangan di antara para pihak. Serta, menemukan solusi yang dapat diterima oleh semua pihak,” katanya menegaskan.

Wang memaparkan, proses negosiasi yang berlangsung itu dilakukan melalui dual-track approach atau pendekatan dua jalur. “Yakni penyelesaian sengketa melalui negosiasi bilateral, serta pembentukan konsensus antara Tiongkok dan ASEAN mengenai cara mengelola perbedaan,” ujarnya menjelaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....