Kemlu: Keberhasilan Pertamina Pride Tunjukkan Situasi Hormuz Lebih Kondusif
- 10 Jul 2026 16:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemlu RI menyambut baik keberhasilan kapal tanker Pertamina Pride milik PT Pertamina International Shipping melintasi Selat Hormuz pada 8 Juli 2026.
- Keberhasilan pelayaran Pertamina Pride menjadi perkembangan positif setelah sebelumnya kapal Gamsunoro juga berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman pada Juni 2026.
- Kelancaran pelintasan kedua kapal merupakan hasil koordinasi erat antara Kemlu RI, PT Pertamina International Shipping, dan KBRI di Teheran.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kemlu RI menyambut baik keberhasilan kapal tanker Pertamina Pride milik PT Pertamina International Shipping melintasi Selat Hormuz pada 8 Juli 2026. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada 23 Juli 2026, di tengah situasi keamanan kawasan Timur Tengah yang masih dinamis.
Keberhasilan pelayaran Pertamina Pride menjadi perkembangan positif setelah sebelumnya kapal Gamsunoro juga berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman pada Juni 2026. Kelancaran pelayaran kedua kapal tersebut menunjukkan adanya perkembangan situasi yang lebih kondusif di kawasan.
"Keberhasilan kapal tanker Pertamina Pride milik PT Pertamina International Shipping melintasi Selat Hormuz pada 8 Juli 2026 kami sambut baik. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada 23 Juli 2026. Keberhasilan ini, setelah sebelumnya kapal Gamsunoro juga berhasil melintas dengan aman pada bulan Juni,” kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang dalam keterangan pers, Kamis, 9 Juli 2026, di Ruang Palapa, Kantor Kemlu, Jakarta.
“Ini menunjukkan perkembangan di kawasan yang positif meskipun situasinya masih sangat dinamis.”
Yvonne menjelaskan, kelancaran pelintasan kedua kapal merupakan hasil koordinasi erat antara Kemlu RI, PT Pertamina International Shipping, dan KBRI di Teheran. Selain itu, komunikasi yang baik dengan otoritas terkait di Iran juga berperan penting dalam memastikan keselamatan kapal beserta seluruh awaknya.
"Kelancaran pelintasan kedua kapal ini merupakan hasil koordinasi erat antara Kemlu RI, PT Pertamina International Shipping, dan KBRI Teheran. Serta dukungan dan komunikasi yang baik dengan otoritas terkait di Iran dalam memastikan keselamatan kapal dan awaknya," ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Yvonne juga menyampaikan Menlu RI dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu Iran, Jumat, 10 Juli di Teheran. Pertemuan tersebut akan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang prioritas kedua negara.
"Pertemuan Menlu RI dan Menlu Iran tentunya akan membahas kerja sama di berbagai bidang prioritas kedua negara. Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan persahabatan yang telah terjalin antara Indonesia dan Iran, serta membahas berbagai isu dalam menghadapi tantangan regional maupun global," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....