Menlu Sugiono Bertolak ke Iran, Hadiri Penghormatan untuk Ayatullah Ali Khamenei

  • 09 Jul 2026 20:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menlu RI Sugiono bertolak ke Iran, pada Kamis, 9 Juli 2026, malam untuk melakukan kunjungan kerja, yang mencakup pertemuan bilateral dengan Menlu Iran.
  • Menlu RI juga akan memenuhi undangan resmi Pemerintah Iran untuk menghadiri penghormatan kepada mendiang Ayatullah Syed Ali Khamenei.
  • Dalam kunjungan ke Iran ini turut serta di dalam rombongan adalah Ketua Umum Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menlu RI Sugiono bertolak ke Iran, pada Kamis, 9 Juli 2026, malam untuk melakukan kunjungan kerja, yang mencakup pertemuan bilateral dengan Menlu Iran. Serta, menghadiri agenda penghormatan kepada almarhum Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Syed Ali Khamenei yang dijadwalkan Jumat, 10 Juli 2026.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan, kunjungan Menlu RI tetap berjalan sesuai jadwal di tengah perhatian terhadap situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Menurut dia, Kemlu terus berkoordinasi dengan KBRI di Teheran terkait perkembangan di lapangan.

"Sampai saat ini kunjungan Menlu RI ke Iran on schedule, beliau akan berangkat malam ini. Sampai saat ini kami in close contact dengan dubes kita, Pak Roy di Teheran,” ujar Yvonne Mewengkang dalam press briefing, Kamis, 9 Juli 2026, sore di Ruang Palapa, Kemlu RI, Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Sugiono dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu Iran, Abbas Araghchi. Selain itu, Menlu RI juga akan memenuhi undangan resmi Pemerintah Iran untuk menghadiri penghormatan kepada mendiang Ayatullah Syed Ali Khamenei.

“Menlu RI juga akan memenuhi undangan dari pemerintah Iran dalam rangka penghormatan terhadap almarhum Yang Mulia Ayatullah Syed Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran,. Sebagaimana disampaikan oleh Pak Menlu sebelumnya, Ketua MPRI juga akan turut serta dalam kunjungan ini dan akan melakukan pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran,” kata Jubir Kemlu RI.

Yvonne menjelaskan, pertemuan bilateral antara kedua menlu diharapkan dapat semakin mempererat hubungan Indonesia dan Iran. Pembahasan akan difokuskan pada upaya memperdalam kerja sama di berbagai bidang prioritas.

"Pertemuan bilateral antara Menlu RI dengan Menlu Iran diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran, memperdalam kerja sama di berbagai bidang prioritas. Serta, mempercepat koordinasi kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan regional dan juga global," ujar Yvonne.

Dalam lawatan yang sama, Ketua MPR RI juga akan mendampingi kunjungan ke Iran dan dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran. Guna memperkuat kemitraan antarlembaga legislatif serta memperluas kerja sama antarmasyarakat kedua negara.

Dalam kunjungan ke Iran ini turut serta di dalam rombongan adalah Ketua Umum Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Kehadiran unsur pemerintah, parlemen, dan organisasi keagamaan dalam satu delegasi mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Iran.

“Dapat kami sampaikan juga bahwa dalam kunjungan ini juga akan turut serta yaitu dari PBNU dan juga Muhammadiyah bersama-sama dengan Pak Menlu RI dan Ketua MPR. Tentunya kunjungan ini mencerminkan eratnya hubungan kedua negara serta menegaskan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif,” kata Yvonne menegaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....