Presiden RI Tunjuk Menlu dan Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei

  • 06 Jul 2026 22:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menlu Sugiono bersama Ketua MPR Ahmad Muzani akan mewakili Presiden RI untuk menghadiri prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.
  • Penyesuaian jadwal kehadiran delegasi Indonesia juga dipengaruhi faktor logistik dan pengaturan dari pemerintah Iran.
  • Pemakaman resmi mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026 di Kompleks Makam Imam Reza di kampung halamannya, Mashhad.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menlu Sugiono bersama Ketua MPR Ahmad Muzani akan mewakili Presiden RI untuk menghadiri prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Hal itu disampaikan Menlu RI Sugiono usai menyambut kedatangan Perdana Menteri India, Narendra Modi, Senin, 6 Juli 2026, malam di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

“Ini kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut. Rencananya akan berangkat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia bersama dengan Ketua MPR RI," ucapnya menambahkan.

Menlu menjelaskan, pemerintah sebelumnya telah menerima pemberitahuan sekaligus undangan untuk menghadiri rangkaian acara penghormatan bagi Ayatullah Khamenei. Pada tahap awal, pemerintah memutuskan menugaskan Duta Besar RI untuk Iran, Roy Sumirat.

"Kita menerima pemberitahuan atau undangan mengenai acara tersebut, saat itu kita sudah mengatakan yang mewakili pemerintah adalah Dubes RI dengan berbagai pertimbangan teknis. Karena, saat itu juga kita melakukan persiapan kunjungan-kunjungan kenegaraan di Indonesia dan beberapa pejabat kunci juga memiliki kesibukan yang tidak memungkinkan untuk ke sana," ujar Menlu RI memaparkan.

Namun, rencana tersebut berubah setelah pemerintah Indonesia memperoleh informasi dari pihak Iran mengenai ketentuan kehadiran delegasi asing. Menurut Sugiono, otoritas Iran kemudian menginformasikan hanya pejabat dengan tingkat jabatan di atas duta besar yang dapat mengikuti prosesi penghormatan tersebut.

“Kemudian setelah itu kita juga berkoordinasi dan karena pemakaman itu akan dilaksanakan pada tanggal 9, Kamis oni. Kita berencana akan hadir, ini kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat dimana kita bisa menghadiri pacara pemakaman tersebut,” katanya mengungkapkan.

Suasana di Kompleks Makam Imam Reza, Mashhad, Teheran, pada September 2023 (Foto: Dokumentasi/ RRI/ Retno Mandasari)

Menlu Sugiono menambahkan, penyesuaian jadwal kehadiran delegasi Indonesia juga dipengaruhi faktor logistik dan pengaturan dari pemerintah Iran. Menurut dia, besarnya penghormatan masyarakat Iran terhadap Ayatullah Khamenei membuat otoritas setempat masih mengatur lokasi yang memungkinkan untuk menerima tamu-tamu negara.

"Lebih kepada logistik, kalau kemarin memang dijadwalkan itu tanggal 3 (Juli-red), karena kebetulan masih berada di Teheran. Jadi secara logistik masih memungkinkan, dari komunikasi yang terus kita lakukan bahwa karena penghormatan terhadap beliau sangat besar,” ujar Menlu RI.

“Kemudian massa juga sangat besar di sana. Pihak Iran masih mencoba untuk mencari titik atau spot yang tepat untuk menerima kami.”

Adapun setelah rangkaian prosesi selama beberapa hari di Teheran dan Qom. Pemakaman resmi mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026 di Kompleks Makam Imam Reza di kampung halamannya, Mashhad.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....