Ekspansi ke Indonesia, Perusahaan Makanan Bangladesh Kantongi Ijin BPOM
- 09 Jul 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Perusahaan makanan asal Bangladesh, Pran RFL Group, mempercepat ekspansinya ke pasar Indonesia engan membawa puluhan produk.
- Seluruh produk Pran RFL Group telah mengantongi sertifikasi halal.
- Keikutsertaan Pran RFL Group dalam D-8 Halal Expo juga dimanfaatkan untuk menjaring calon pembeli dan mitra bisnis.
RRI.CO.ID, Jakarta - Perusahaan makanan asal Bangladesh, Pran RFL Group, mempercepat ekspansinya ke pasar Indonesia dengan membawa puluhan produk. Yakni yang telah mengantongi izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikasi halal.
Sub Assistant Brand Manager Marketing Anika Tabassum Nisha, mengatakan sekitar 50 produk perusahaan telah memperoleh persetujuan BPOM Indonesia sejak 2 – 3 tahun lalu. Meski demikian, pemasaran produk masih dilakukan secara bertahap karena perusahaan masih membangun kesiapan operasional di dalam negeri.
"Kurang lebih sudah dua atau tiga tahun, saat ini perusahaan kami telah memiliki operasi dalam skala kecil di Batam, sembari menyiapkan perluasan distribusi ke pasar Indonesia. InsyaAllah dalam waktu dekat kami akan mulai mengekspor seluruh produk tersebut," ujar Anika saat ditemui di sela pameran D-8 Halal Expo Indonesia, Rabu, 8 Juli 2026 di Senayan Tennis Indoor Stadium, Jakarta.
Selain perizinan BPOM, Anika mengatakan seluruh produk Pran RFL Group telah mengantongi sertifikasi halal. Sebagian besar sertifikasi berasal dari Bangladesh, sementara sejumlah produk juga telah memperoleh sertifikat halal Indonesia.
"Semua produk dari merek kami sudah bersertifikat halal. Kami berasal dari negara mayoritas Muslim sehingga seluruh produk harus memenuhi regulasi halal di negara kami," ucapnya menambahkan.
Ia mengungkapkan, perusahaan juga telah mengajukan sertifikasi halal Indonesia untuk produk-produk lainnya yang masih dalam proses. Meski tidak terlibat langsung dalam pengurusan perizinan, Anika mengakui terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar produk pangan impor dapat dipasarkan di Indonesia.
Pran RFL Group optimistis Indonesia menjadi pasar yang potensial dan saat ini perusahaan mengekspor produknya ke sekitar 153 negara. Sementara, Indonesia dipandang sebagai salah satu tujuan ekspansi berikutnya karena memiliki jumlah penduduk yang besar serta permintaan terhadap produk makanan halal yang terus meningkat.
"Kami memiliki portofolio produk yang sangat beragam. Sehingga, ingin mengembangkan bisnis kami juga di pasar Indonesia," kata Anika.
Dalam pameran D-8 Halal Expo, perusahaan membawa berbagai produk makanan, mulai dari wafer, biskuit, mi instan, permen, cokelat, hingga makanan ringan berbahan kentang. Namun, Anika mengatakan perusahaan masih berada pada tahap awal memasuki pasar Indonesia dan saat ini fokus mencari gudang penyimpanan serta mitra distribusi untuk memperluas jangkauan penjualan.
Menurut Anika, keikutsertaan Pran RFL Group dalam D-8 Halal Expo juga dimanfaatkan untuk menjaring calon pembeli dan mitra bisnis. Sejauh ini, respons yang diterima dinilai cukup positif.
"Kami sedang mencari buyer atau mitra bisnis, sejauh ini cukup baik. Bukan hanya pengunjung dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara lain datang ke stan kami untuk bertanya mengenai produk-produk kami,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....