Wamenlu Anis Matta Sampaikan Perkembangan Rencana Kunjungan Menlu ke Iran
- 08 Jul 2026 16:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden RI Prabowo Subianto telah menunjuk Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani, untuk menghadiri pemakaman mendiang Pemimpin Agung Iran.
- Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta memberikan perkembangan mengenai rencana keberangkatan delegasi Indonesia ke Iran tersebut.
- Pemakaman resmi mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026 di Kompleks Makam Imam Reza di kampung halamannya, Mashhad.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto telah menunjuk Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani, untuk menghadiri pemakaman mendiang Pemimpin Agung Iran. Menurut rencana jenazah mendiang Ayatullah Ali Khamenei akan dimakamkan pada Kamis, 9 Juli 2026 di Mashhad.
Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta memberikan perkembangan mengenai rencana keberangkatan delegasi Indonesia ke Iran tersebut. “Kita masih menunggu konfirmasi terakhir dari pihak Iran,” ujar Wamenlu di sela-sela penyelenggaraan Halal Expo Indonesia (HEI) yang merupakan rangkaian KTT Developing-8 (D-8) Indonesia, Rabu, 8 Juli 2026.
Sebelumnya, pemerintah Iran hingga kini belum dapat memastikan tanggal konfirmasi kunjungan delegasi Indonesia, untuk memberikan penghormatan kepada mendiang Ayatullah Ali Khamenei. Kata Duta Besar Mohammad Boroujerdi yang ditemui usai upacara penghormatan dan solidaritas untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatullah Ali Khamenei, Selasa, 7 Juli 2026, sore di Jakarta.
Boroujerdi menjelaskan, rangkaian acara bagi delegasi asing sempat mengalami perubahan akibat kondisi keamanan di negaranya. "Saya berharap kami dapat segera memberikan konfirmasi, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diselesaikan terkait hal tersebut," ujarnya.
Boroujerdi mengatakan, salah satu penyebab belum adanya kepastian ialah penutupan wilayah udara Iran selama prosesi pemakaman. Menurutnya, pembukaan kembali akses bagi tamu asing membutuhkan waktu dan harus menunggu arahan dari pemerintah pusat di Teheran.
“Selama upacara pemakaman seluruh wilayah udara Iran ditutup, jadi sekarang jika kami akan membukanya kembali agar para tamu asing dapat datang ke Iran, hal itu memerlukan sedikit waktu. Saya belum dapat memastikan karena saya harus menerima konfirmasi dari ibu kota kami,” ucapnya menambahkan.
Meski demikian, Boroujerdi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang telah menerima undangan untuk mengirimkan delegasi tingkat tinggi. Ia juga menyampaikan terima kasih atas sikap persahabatan Indonesia terhadap Republik Islam Iran di tengah situasi yang dihadapi negaranya.
“Namun, saya sangat berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah menunjukkan persahabatannya serta dukungannya terhadap Iran dalam menghadapi rezim Zionis Israel yang menyerang Iran. Dan, menewaskan sejumlah warga Iran, dengan berencana mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Iran, kami berharap dapat segera memberikan konfirmasi, insyaallah,” ucap Dube Iran untuk Indonesia.
Lebih lanjut, Boroujerdi mengungkapkan upacara pemakaman di Teheran dan Qom telah selesai dilaksanakan. Saat ini, jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran telah dibawa ke Irak dan selanjutnya akan kembali ke Mashhad untuk menjalani prosesi pemakaman terakhir.
Adapun setelah rangkaian prosesi selama beberapa hari di Teheran dan Qom. Pemakaman resmi mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026 di Kompleks Makam Imam Reza di kampung halamannya, Mashhad.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....