Indonesia dan Ras Al Khaimah, PEA, Sepakat Perkuat Kerja Sama Sektor Strategis
- 02 Jul 2026 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia dan kota Ras Al Khaimah Persatuan Emirat Arab (PEA) sepakat memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis.
- Bidang yang menjadi fokus meliputi investasi, perdagangan, ketenagakerjaan, pariwisata, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan hubungan antarkomunitas bisnis.
- Sebagai salah satu dari tujuh emirat di PEA, Ras Al Khaimah dikenal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan keunggulan pada sektor manufaktur, pariwisata, properti, dan kawasan industri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia dan kota Ras Al Khaimah Persatuan Emirat Arab (PEA) sepakat memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis. Hal itu merupakan kesepakatan yang dicapai dalam kunjungan kehormatan Dubes RI untuk PEA, Judha Nugraha kepada Penguasa Emirat Ras Al Khaimah PEA, Sheikh Saud bin Saqr Al Qasimi.
Kunjungan kehormatan Dubes RI kepada Sheikh Saud yang sekaligus Anggota Dewan Tertinggi PEA ini, berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat tersebut turut dihadiri oleh Konsul Jenderal RI di Dubai, Denny Lesmana.
Bidang yang menjadi fokus meliputi investasi, perdagangan, ketenagakerjaan, pariwisata, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan hubungan antarkomunitas bisnis. Dubes Judha mengatakan, hubungan yang semakin erat antara Indonesia dan Ras Al Khaimah membuka peluang bagi kedua belah pihak untuk memperluas kemitraan yang saling menguntungkan.
"Ras Al Khaimah memiliki potensi besar sebagai mitra strategis Indonesia, kami ingin mendorong lebih banyak investasi, memperkuat hubungan antarpelaku usaha. Serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan sumber daya manusia," ujar Judha dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Kamis, 2 Juli 2026.
Ia menambahkan, Indonesia juga siap mendukung kebutuhan tenaga kerja profesional di berbagai sektor yang tengah berkembang di Ras Al Khaimah. Khususnya, industri pariwisata dan perhotelan yang menunjukkan pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Judha, kehadiran SDM Indonesia yang kompeten diharapkan dapat memberikan kontribusi positif sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara. "Kami melihat peluang yang sangat baik bagi tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi dan profesionalisme tinggi,” ucapnya.
“Selain itu, kami juga ingin memperkuat konektivitas bisnis agar semakin banyak pelaku usaha Indonesia yang dapat memanfaatkan peluang di Ras Al Khaimah.”
Pertemuan tersebut merupakan bagian rangkaian upaya mempererat hubungan Indonesia dan PEA yang pada 2026 memperingati 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara. KBRI Abu Dhabi menyatakan akan terus mendorong berbagai tindak lanjut konkret memperluas kemitraan Indonesia dengan seluruh emirat di PEA.
Sebagai salah satu dari tujuh emirat di PEA, Ras Al Khaimah dikenal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan keunggulan pada sektor manufaktur, pariwisata, properti, dan kawasan industri. Beberapa tahun terakhir, emirat tersebut berkembang menjadi salah satu destinasi investasi dan pariwisata internasional yang menawarkan iklim usaha kompetitif serta ramah bagi investor asing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....