Pemerintah Rusia Akan Tambahkan Kuota Beasiswa untuk Pelajar Indonesia
- 30 Jun 2026 21:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Rusia mempertimbangkan penambahan kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia sebanyak 50–100 orang setiap tahunnya. Sekitar 4.000 pelamar memperebutkan 300 kuota pada tahun akademik 2026–2027.
- Kerja sama pendidikan Indonesia dan Rusia terus diperkuat melalui program beasiswa, nota kesepahaman antarkampus, pertukaran pelajar, serta kolaborasi akademik di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Kedutaan Besar Rusia melalui Russian House mengajak masyarakat memperoleh informasi beasiswa dari jalur resmi serta menilai Indonesia menjadi salah satu pasar pendidikan paling potensial bagi perguruan tinggi Rusia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Rusia mempertimbangkan penambahan kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di negara Rusia. Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kerja sama pendidikan kedua negara tersebut.
Konselor Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, Alexey Rykov, mengatakan seluruh kuota beasiswa tahun akademik 2026–2027 telah dimanfaatkan sepenuhnya. Ia mengatakan, bahwa sebanyak empat ribu pelamat telah mengikuti seleksi untuk memperebutkan tiga ratus kuota beasiswa.
"Tingginya minat pelajar Indonesia menunjukkan hubungan pendidikan kedua negara berkembang pesat. Kami mempertimbangkan penambahan kuota beasiswa sekitar lima puluh hingga seratus mahasiswa Indonesia setiap tahun yang akan datang," katanya dalam diskusi Pendidikan Sebagai Wahana Strategis Diplonasi Kota Jakarta - Moscow, Universitas Atma Jaya, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.
Menurutnya, langkah tersebut dapat memperluas generasi muda Indonesia untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas di Rusia. Adapun kebijakan untuk mendukung penguatan hubungan masyarakat kedua negara melalui pertukaran pelajar setiap tahunnya.
Selain beasiswa, pemerintah Rusia juga memperluas jangkauan kerja sama antar kampus melalui penandatanganan nota kesepahaman. Sebaliknya, di Rusia, sejumlah kampus juga rutin mengikuti mengadakan Indonesia International Education and Training Expo and Conference.
Program yang hadir setiap tahun tersebut digelar untuk memperkenalkan program pendidikan unggulan di Indonesia. "Kami berharap kolaborasi pendidikan menghasilkan SDM unggul yang memperkuat hubungan strategis Rusia dan Indonesia pada masa depan," ujarnya.
Lebih lanjut, kerja sama dalam ranah pendidikan menjadi fokus penguatan hubungan bilateral Rusia dan Indonesia. Kedua negara tersebut juga terus meningkatkan kolaborasi akademik guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, dan teknologi kepada generasi muda.
Kepala Departemen Pendidikan Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, Valeriya Sharova mengupayakan agar pihaknya menyebarluaskan informasi tentang beasiswa Rusia. Ia mengatakan, masyarakat harus mendapatkan informasi resmi agar memahami seluruh tahapan pendaftaran.
"Kami terus meningkatkan kualitas penyebaran informasi mengenai beasiswa Pemerintah Rusia. Russian House menjadi operator resmi beasiswa, sebaiknya masyarakat memperoleh informasi langsung dari kami," ucapnya.
Ia mengatakan Russian House selalu terbuka bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi tentang beasiswa di Rusia. Kabar baiknya, Indonesia saat ini menjadi salah satu pasar pendidikan paling potensial bagi perguruan tinggi di Rusia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....