Rencana Aksi Komprehensif Baru ASEAN-Rusia Dibahas di Manila Bulan Depan

  • 30 Jun 2026 15:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rencana aksi tersebut merupakan salah satu hasil utama KTT Peringatan ASEAN–Rusia di Kazan.
  • Rencana Aksi Komprehensif Baru Kemitraan Strategis ASEAN–Rusia akan dibahas di Manila, Filipina, Juli mendatang.
  • Rencana aksi tersebut menjadi instrumen untuk menerjemahkan visi strategis ASEAN dan Rusia ke dalam langkah-langkah yang lebih konkret.

RRI.CO.ID, Jakarta - Rencana Aksi Komprehensif Baru Kemitraan Strategis ASEAN–Rusia akan dibahas di Manila, Filipina, Juli mendatang. Kata Duta Besar Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov seraya menyebut, pembahasan itu dilakuan dalam agenda pertemuan Menlu ASEAN dan Rusia.

"Kami berkomitmen untuk bekerja sama secara erat dengan seluruh mitra dalam melaksanakan berbagai keputusan ambisius tersebut. Bulan depan, agenda ini akan dibahas oleh para Menteri Luar Negeri kita di Manila," kata Zagaynov dalam sambutannya pada resepsi Hari Nasional Federasi Rusia di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026, malam di Jakarta.

Menurut Zagaynov, rencana aksi tersebut menjadi instrumen untuk menerjemahkan visi strategis ASEAN dan Rusia ke dalam langkah-langkah yang lebih konkret. Ia mengatakan kedua pihak telah menyepakati penguatan kerja sama di berbagai sektor baru, mulai dari transformasi digital, pengembangan kota pintar (smart city), hingga kecerdasan buatan.

"Visi strategis bersama tersebut diterjemahkan ke dalam langkah-langkah praktis melalui Rencana Aksi Komprehensif Baru untuk melaksanakan Kemitraan Strategis ASEAN–Rusia. Secara khusus, kerja sama akan diperkuat di bidang transformasi digital, kota pintar, dan kecerdasan buatan," ujar Zagaynov menambahkan.

Ia menjelaskan, rencana aksi tersebut merupakan salah satu hasil utama KTT Peringatan ASEAN–Rusia di Kazan. Dalam pertemuan itu, para pemimpin juga mengadopsi Deklarasi Kazan, yang menurutnya menegaskan kembali komitmen bersama untuk membangun hubungan yang lebih erat di tengah dinamika global.

"Salah satu hasil utama KTT tersebut adalah Deklarasi Kazan, yang menegaskan kembali aspirasi bersama ASEAN dan Rusia menuju tatanan dunia multipolar yang adil. Sekaligus memperkuat persahabatan, saling percaya, dan saling menghormati," ucapnya.

Zagaynov mengatakan deklarasi tersebut juga menegaskan dukungan Rusia terhadap sentralitas ASEAN. Serta, memuat visi bersama mengenai kawasan Asia-Pasifik, Samudra Hindia, dan Eurasia yang damai, stabil, dan aman.

Menurut dia, konsep tersebut sejalan dengan gagasan Rusia mengenai Kemitraan Eurasia Raya (Greater Eurasian Partnership). Yaitu, bertujuan menciptakan ruang interaksi yang terbuka dan saling menguntungkan.

"Sebagaimana ditekankan Presiden Putin di Kazan, Rusia dengan tulus berupaya membangun kemitraan multidimensional dan benar-benar strategis dengan negara-negara Asia Tenggara. Kami juga melihat komitmen yang sama dari para mitra ASEAN untuk terus bekerja bersama, bergandengan tangan," kata Zagaynov menegaskan.

"Saya yakin bahwa tekad bersama kita untuk memajukan kerja sama yang saling menguntungkan dan setara. Ini akan membawa Kemitraan Strategis ASEAN–Rusia mencapai tingkat yang lebih tinggi.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....