Rektor UIN Terpilih Sebagai Presiden Asosiasi Universitas Islam Asia

  • 29 Jun 2026 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi Hasan dilantik sebagai Presiden Asosiasi Universitas Islam Asia (AIUA) periode 2026–2028.
  • Pelantikan berlangsung dalam puncak rangkaian International Seminar and The 15th Annual General Meeting AIUA.
  • Kepengurusan AIUA periode 2026–2028 akan mendorong pengembangan sejumlah program prioritas.

RRI.CO.ID, Jakarta - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi Hasan dilantik sebagai Presiden Asosiasi Universitas Islam Asia (AIUA) periode 2026–2028. Ia menggantikan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, untuk memimpin kolaborasi perguruan tinggi Islam di kawasan Asia dalam dua tahun ke depan.

Pelantikan berlangsung dalam puncak rangkaian International Seminar and The 15th Annual General Meeting AIUA. Bertema “Transforming Islamic Higher Education for Advancing Global Peace, Resilience, and Inclusive Development” di Kampus I UIN Jakarta.

Prof. Noorhaidi Hasan mengapresiasi kepemimpinan Prof. Asep Jahar yang dinilainya telah berperan penting meletakkan fondasi penting bagi penguatan AIUA sebagai wadah kerja sama antarperguruan tinggi Islam lintas negara. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah dirintis sekaligus memperkuat posisi AIUA sebagai platform kolaborasi akademik dan solidaritas internasional.

“Saya akan melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Profesor Asep dan meningkatkan beberapa poin, memperkuat platformnya menjadi asosiasi internasional yang bisa digunakan sebagai kolaborasi akademik serta solidaritas antara anggota universitas,” ungkapnya dilansir laman laman Kemenag RI, Senin, 29 Juni 2026.

Menurutnya, kepengurusan AIUA periode 2026–2028 akan mendorong pengembangan sejumlah program prioritas. Mulai dari double degree, joint degree, pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar bersama, konferensi internasional, hingga publikasi ilmiah kolaboratif.

“Kami juga mencoba mengembangkan kolaborasi akademik seperti double degree, joint degree, faculty exchange, student exchange, joint seminar, joint conference, dan joint publication. Itu akan menjadi beberapa aktivitas yang akan kita hadapi di target masa depan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Prof. Asep Jahar menyampaikan selamat kepada Prof. Noorhaidi Hasan dan jajaran kepengurusan baru AIUA. Ia berharap program-program strategis yang telah dibangun selama masa kepemimpinannya dapat terus dikembangkan, terutama dalam penguatan internasionalisasi perguruan tinggi Islam.

Menurutnya, AIUA masih memiliki agenda besar yang perlu diwujudkan bersama, antara lain penguatan riset, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran pelajar, serta mobilitas mahasiswa antarnegara. Berbagai program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan reputasi global perguruan tinggi anggota AIUA.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....