KBRI Suva dan Otoritas Nauru Selamatkan Nelayan Indonesia di Perairan Pasifik
- 29 Jun 2026 17:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KBRI di Suva, Fiji, merepatriasi Saudara Macbul Budiman, 46 tahun nelayan Indonesia yang hanyut dan terombang-ambing selama 106 hari di perairan Pasifik.
- Macbul, warga Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, hanyut dan terbawa arus dari perairan Biak di Papua.
- Otoritas Nauru langsung membawa Macbul ke Nauru Medical Centre untuk penanganan medis dan pemeriksaan kesehatan.
RRI.CO.ID, Suva - KBRI di Suva, Fiji, merepatriasi seorang WNI bernama Macbul Budiman, 46 tahun. Ia merupakan nelayan Indonesia yang hanyut dan terombang-ambing selama 106 hari di perairan Pasifik.
Macbul, warga Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, hanyut dan terbawa arus dari perairan Biak di Papua. Ia hanyut setelah rakit yang ditumpanginya mengalami kerusakan pada bagian penahan jangkar pada awal Maret 2026.
Ia ditemukan kepolisian Nauru pada 14 Juni 2026, atau sekitar 4,9 mil laut (9 km) dari garis pantai. Rakit tersebut tidak dilengkapi mesin, layar, maupun dayung hingga akhirnya ditemukan lebih dari 3.400 kilometer dari perairan Biak.
Otoritas Nauru langsung membawa Macbul ke Nauru Medical Centre untuk penanganan medis dan pemeriksaan kesehatan. KBRI Suva mendapatkan kabar tersebut dari Dr. Surendra Prabhawa, WNI yang sedang bertugas rumah sakit tersebut.
Mengingat keterbatasan penerbangan, KBRI Suva sejumlah staf ke negara pulau Nauru pada 23 Juni 2026. Hal ini guna melaksanakan proses repatriasi terhadap WNI tersebut.
Saat menyambut Macbul Budiman di Wisma KBRI, Dubes RI untuk Fiji, Dupito Simamora menyampaikan rasa bahagia dan syukur. Terlebih, Macbul selamat dan dalam kondisi sehat.
“Kecintaanmu pada keluarga menyertaimu selama lebih dari 106 malam dan hari yang sangat melelahkan dan menyiksa di lautan tanpa tepi. Dari Biak hingga ke Nauru yang berjarak lebih dari 3400 kilometer,” ujar Dubes Dupito dilansir laman Kemlu RI, Senin, 29 Juni 2026.
Pada kesempatan yang sama Macbul menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Nauru dan KBRI. "Tanpa bantuan semua pihak, saya tidak yakin masih bisa berdiri di sini hari ini," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....